Mensesneg Ungkap Progres Pembangunan 6.900 Jembatan hingga Program Prioritas Pemerintah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jan 2026, 06:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

Ntvnews.id, Bogor - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden RI mengungkapkan bahwa berbagai capaian pemerintah dipresentasikan dalam retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026. Salah satu capaian yang disoroti adalah rencana pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam pemaparannya, Prasetyo menyebutkan bahwa sebanyak 6.900 jembatan ditargetkan akan dibangun pada 2026, terutama di daerah-daerah terpencil yang selama ini masyarakatnya masih harus menyeberangi sungai untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

"Yang pertama adalah video mengenai pembangunan jembatan-jembatan gantung, yang satu bulan yang lalu diperintahkan oleh Bapak Presiden untuk segera dibangun, terutama jembatan-jembatan yang menjadi akses adik-adik kita menuju ke sekolah," kata Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di sela-sela retret di kediaman pribadi Presiden Prabowo, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selas, 6 Januari 2026 malam.

Baca Juga: Temui Prabowo, Dasco, Prasetyo Hadi, Sugiono hingga Teddy Dapat Tugas Khusus

Ia menambahkan, dalam waktu satu bulan terakhir telah terlihat perkembangan signifikan dalam realisasi pembangunan jembatan tersebut. "Alhamdulillah, dalam satu bulan, sudah ada perkembangan: 11 jembatan gantung sudah selesai, sedang dalam proses 50, dan terus akan kita kejar di tahun 2026, yang sangat urgent tadi dilaporkan kurang lebih sekitar 6.900 jembatan," sambung Prasetyo.

Tayangan video yang dimaksud Prasetyo ditampilkan dalam sesi pembuka retret. Sesi awal hingga Taklimat Awal Tahun 2026 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto diselenggarakan secara terbuka dan dapat diakses wartawan serta masyarakat melalui kanal YouTube. Sementara itu, sesi-sesi selanjutnya dilaksanakan secara tertutup.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi <b>(NTVnews)</b> Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

Selain pembangunan jembatan, Prasetyo juga memaparkan sejumlah capaian program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang disampaikan dalam sesi pembuka retret. Program-program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Program Makan Bergizi Gratis, tentunya hari ini telah mencapai 55 juta penerima manfaat. Ada kurang lebih 19.000 SPPG yang sudah terbangun. Target pada tahun 2026, harus selesai, kurang lebih nanti ada sekitar 35.000 SPPG yang akan melayani 82,9 juta penerima manfaat. Kemudian juga Cek Kesehatan Gratis sudah mencapai angka 70 juta, seluruh warga negara, dalam satu tahun pada tahun 2025," ujar Prasetyo Hadi.

Baca Juga: Momen Bahlil Salah Sebut Jabatan Mensesneg Prasetyo Hadi Jadi Mendagri

Atas berbagai capaian tersebut, Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih.

"Beliau (Presiden Prabowo, red.) tadi mengucapkan terima kasih dan ingin membulatkan tekad kembali, Kabinet Merah Putih bahwa kita betul-betul ingin bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk kepentingan masyarakat. Jadi, kendala-kendala yang mungkin timbul di dalam pelaksanaan program-program prioritas di dalam retret tadi disampaikan langsung oleh menteri-menteri terkait kepada Bapak Presiden, dan langsung kemudian didiskusikan penyelesaian-penyelesaiannya," kata Mensesneg Prasetyo Hadi.

x|close