Banjir Rendam 17 Ruas Jalan Utama di Jakarta, Termasuk 12 RT

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jan 2026, 12:28
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Banjir Jakarta Banjir Jakarta (Instagram @jakut_update)

Ntvnews.id, Jakarta - Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis, 22 Januari 2026, kembali memicu genangan banjir di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, hingga pukul 12.00 WIB, tercatat 12 RT dan 17 ruas jalan tergenang banjir dengan ketinggian air bervariasi.

Genangan ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga sistem drainase tidak mampu menampung debit air secara optimal.

BPBD mencatat genangan terjadi di beberapa wilayah Jakarta Barat, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kelurahan Kapuk: 1 RT terendam dengan ketinggian air sekitar 30 cm
  2. Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT terdampak, ketinggian air mencapai 45–50 cm
  3. Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT tergenang dengan ketinggian sekitar 30 cm
  4. Seluruh genangan di kawasan permukiman tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi.

Banjir Jakarta <b>(Instagram @jakut_update)</b> Banjir Jakarta (Instagram @jakut_update)

Selain permukiman, genangan juga meluas ke 17 ruas jalan utama dan lingkungan di Jakarta Barat, Utara, Selatan, Timur, hingga Jakarta Pusat. Ketinggian air berkisar antara 10 cm hingga 50 cm, yang berpotensi menghambat arus lalu lintas dan aktivitas warga.

Beberapa ruas jalan yang terdampak antara lain kawasan Sungai Bambu (Jakarta Utara), Daan Mogot dan Kapuk (Jakarta Barat), Pela Mampang dan Kemang Utara (Jakarta Selatan), hingga Johar Baru (Jakarta Pusat).

Kabar baiknya, BPBD menyebutkan genangan di Kelurahan Sukabumi Selatan telah dinyatakan surut, seiring menurunnya intensitas hujan dan optimalisasi penanganan di lapangan.

Untuk mempercepat surutnya genangan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel gabungan guna melakukan pemantauan dan penanganan langsung di lokasi. Koordinasi dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Upaya yang dilakukan meliputi penyedotan air di titik genangan, pembersihan dan normalisasi saluran air, koordinasi dengan lurah dan camat setempat, hingga penyiapan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

x|close