Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah mengumumkan sebanyak 18 proyek hilirisasi prioritas yang siap dibangun pada 2026 dengan total nilai investasi lebih dari Rp600 triliun. Berdasarkan data Sekretariat Presiden (Setpres), total nilai investasi proyek hilirisasi tersebut mencapai Rp618 triliun dan akan dilaksanakan pada 2026 melalui pembiayaan dan investasi dalam negeri, termasuk melibatkan BPI Danantara.
Dari 18 proyek hilirisasi prioritas tersebut, sektor energi dan mineral mendominasi dengan nilai investasi terbesar, antara lain proyek gasifikasi batu bara menjadi DME senilai Rp164 triliun, kilang minyak atau refinery sebesar Rp160 triliun, serta pembangunan tangki penyimpanan minyak dengan nilai Rp72 triliun.
Selain itu, proyek hilirisasi bauksit untuk smelter aluminium mencapai Rp60 triliun, nikel untuk stainless steel slab sebesar Rp38,4 triliun, serta berbagai proyek lain di sektor logam, energi, dan pangan.
Baca Juga: Enam Proyek Hilirisasi Dimulai Bulan Ini
Pemerintah juga memasukkan proyek hilirisasi di sektor pangan dan kelautan, seperti pengolahan garam, kelapa sawit, rumput laut, pala, ikan tilapia, dan kelapa. Nilai investasi proyek tersebut bervariasi, mulai dari ratusan miliar hingga triliunan rupiah, yang diharapkan dapat memperluas basis industri nasional sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di daerah penghasil bahan baku.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menjalankan agenda hilirisasi nasional. “Kita punya kemampuan. Jadi yang harus kita mulai, kita laksanakan adalah hilirisasi. Tahun (2026) ini ada 18 proyek hilirisasi prioritas.”
Pemerintah menilai proyek hilirisasi tersebut akan membuka hingga 276.000 lapangan pekerjaan, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam prioritas, mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah, serta memberdayakan UMKM di daerah penghasil bahan baku.
Berikut Infografiknya:
Pemerintah mengumumkan 18 proyek hilirisasi prioritas yang siap dibangun pada 2026 dengan total nilai investasi lebih dari Rp600 triliun. Proyek-proyek ini akan memperkuat kemandirian industri nasional. (Antara)
Baca Juga: Diaspora di Swiss: Hilirisasi, Langkah Berani Prabowo
Pemerintah mengumumkan 18 proyek hilirisasi prioritas yang siap dibangun pada 2026 dengan total nilai investasi lebih dari Rp600 triliun. Proyek-proyek ini akan memperkuat kemandirian industri nasional. (Antara)