Kinerjanya Dinilai 50 oleh DPR, Menpar: Subjektif Itu!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Feb 2026, 08:15
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan paparan dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2025 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (5/8/2025). Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan paparan dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2025 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (5/8/2025). (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Kinerja Menteri Pariwisata (Menpar) Widyanti Putri Wardhana dinilai 50 dari 100, oleh anggota Komisi VII DPR Yoyok Riyo Sudibyo. Widyanti mengaku tak masalah dengan penilaian buruk tersebut. Sebab, kata dia tak semua anggota dan pimpinan Komisi VII menilai demikian.

"Oh nggak masalah, subjektif itu karena nggak semuanya menilai seperti itu," ujar Widiyanti usai rapat dengan Komisi VII DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut Widiyanti, nilai tersebut diberikan cuma oleh satu anggota di antara banyaknya anggota dan pimpinan Komisi VII. Widiyanti menyebut setiap anggota DPR memiliki sudut pandang masing-masing dalam menilai kinerja kementerian.

Baca Juga: Menpar Berharap Indonesia Great Sale Dorong Perputaran Ekonomi Nasional

"Anggotanya cuma satu. Kemarin anggotanya kan di Komisi VII kan banyak ya. Ini subjektif ya, jadi banyak yang mengapresiasi. Mungkin satu dari semua itu memberi nilai 50. Jadi mungkin ada hal-hal yang subjektiflah," jelas dia.

Widiyanti mengungkapkan, capaian kinerja kementeriannya sepanjang 2025 sudah melampaui seluruh target indikator kinerja utama (IKU). Capaian tersebut menjadi dasar penilaian internal kementeriannya.

"Karena kami, hasil kerja kami 2025 itu sangat baik, melampaui semua target IKU kami gitu ya. Dari wisman-nya (wisatawan mancanegara) melampaui target, wisnus (wisatawan nusantara) melampaui target, tenaga kerja melampaui target, investasi melampaui target juga. Jadi menurut kami dari IKU kami, kami positif," jelas dia.

"Jadi mungkin ada hal-hal perhitungan tersendiri mengenai hal itu tapi semuanya tadi positif saja," sambungnya.

x|close