Ntvnews.id, Moskow - Rusia menyatakan putaran terbaru perundingan terkait Ukraina yang digelar di Jenewa akan mencakup pembahasan isu yang lebih luas, termasuk persoalan wilayah, dibandingkan pertemuan sebelumnya yang berlangsung di Abu Dhabi.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pembahasan berbagai isu strategis tersebut membutuhkan kehadiran kepala delegasi Rusia, Vladimir Medinsky.
“Pertemuan kali ini dimaksudkan untuk membahas spektrum pertanyaan yang lebih luas, termasuk isu-isu utama yang menyangkut wilayah dan segala hal lainnya,” ujar Peskov dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters, Rabu, 18 Februari 2026.
Untuk mendukung agenda negosiasi yang lebih luas, Rusia memperluas komposisi delegasinya dengan melibatkan Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin serta Kepala Direktorat Intelijen Utama Staf Umum Igor Kostyukov.
Baca Juga: Zelensky Harap Perundingan Damai dengan Rusia Berhasil
“Delegasi memang akan diperluas kali ini. Selain Medinsky, akan ada juga Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin dan pejabat lainnya,” kata Peskov.
Ia menjelaskan bahwa Medinsky tidak hadir dalam putaran perundingan sebelumnya di Abu Dhabi karena pembahasan saat itu difokuskan pada isu keamanan. Peskov juga menambahkan bahwa utusan presiden Kirill Dmitriev akan turut serta dalam negosiasi di Jenewa dan akan bekerja secara terpisah dalam kelompok kerja sama ekonomi dengan Amerika Serikat.
Menurut Peskov, Presiden Rusia Vladimir Putin terus menjalin komunikasi dengan para negosiator dan memberikan arahan menjelang perundingan tersebut.
Sebelumnya, putaran awal konsultasi trilateral antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat digelar di Abu Dhabi pada 23–24 Januari dan dilanjutkan pada 4–5 Februari, dengan fokus utama pada persoalan keamanan.
Arsip foto - Bendera nasional Rusia terlihat di Kremlin, Moskow, Rusia. (Antara)