Ntvnews.id, Palembang - Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi publik terkait pemenuhan gizi seimbang dan pola makan sehat.
Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengatakan kebijakan ini bertujuan memperluas literasi gizi masyarakat sekaligus memperkuat transparansi pelaksanaan program di tingkat daerah.
Menurutnya, media sosial memiliki jangkauan luas dan efektif dalam menyampaikan informasi yang akurat, cepat, dan mudah dipahami.
Baca Juga: BGN Tanggapi Isu Menu MBG Awal Ramadhan, Komitmen Tingkatkan Mutu
“SPPG di seluruh wilayah diminta aktif memanfaatkan platform digital untuk memberikan edukasi yang berkelanjutan dan berbasis data. Seperti hari ini menu Makan Bergizi Gratis apa yang akan dibagikan ke sekolah jadi masyarakat bisa tahu,” ujarnya di Palembang, Sabtu 28 Februari 2026.
Ia menegaskan, pemanfaatan media sosial tidak hanya sebatas publikasi kegiatan, tetapi juga harus memuat konten edukatif seperti panduan gizi seimbang, pentingnya konsumsi protein, serta pola makan sehat yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Konten diharapkan dikemas secara kreatif agar menarik bagi berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Melalui optimalisasi platform digital oleh SPPG, BGN berharap peningkatan status gizi masyarakat dapat berjalan lebih masif dan terintegrasi, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
Baca Juga: BGN Tegaskan Makan Bergizi Gratis Strategis untuk Masa Depan Bangsa
(Sumber: Antara)
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sanjaya di Palembang, Sabtu 28 Februari 2026. ANTARA/M Imam Pramana (Antara)