Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video berdurasi 15 detik yang beredar di Facebook memperlihatkan rekaman dari dalam mobil saat seorang anggota polisi tampak menghentikan pengendara sepeda motor. Dalam tayangan tersebut, beberapa detik kemudian muncul adegan seekor harimau yang seolah menyerang petugas tersebut.
Unggahan itu disertai narasi:
“Seorang petugas sedang menilang tiba tiba di serang harimau”
Klaim tersebut menimbulkan pertanyaan, benarkah ada peristiwa polisi diterkam harimau saat melakukan penilangan?
Baca Juga: Kisah Dokter Yanti yang Seperahu dengan Harimau Sumatera, Selamatkan dari Kepunahan
Unggahan video yang menarasikan polisi diterkam harimau saat menilang pemotor. Faktanya, video tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) (Antara)
Baca Juga: Hashim: APBN Rp2 Triliun untuk Konservasi Way Kambas Buat Jaga Harimau dan Gajah
Hasil penelusuran tidak menemukan adanya laporan resmi maupun pemberitaan kredibel mengenai kejadian polisi diserang harimau ketika sedang bertugas di jalan raya. Tidak ada keterangan dari pihak kepolisian ataupun sumber otoritatif yang membenarkan peristiwa tersebut.
Baca Juga: Hoaks! Video Harimau Terbawa Arus Banjir di Sibolga, Sumatera Ternyata Rekayasa
Hasil pemeriksaan video dalam unggahan menggunakan AI Detector. (Hive Moderation) (Antara)
Baca Juga: Pramono Tanggung Sendiri Pakan Harimau Miliknya yang Dititipkan di Ragunan
Pemeriksaan lebih lanjut menggunakan AI Detector dari Hive Moderation menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 99,8 persen sebagai konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Temuan ini mengindikasikan kuat bahwa adegan dalam video merupakan hasil manipulasi digital.
Dengan demikian, video yang menarasikan polisi diterkam harimau saat menilang pengendara motor bukan peristiwa nyata, melainkan hasil suntingan atau deepfake berbasis AI.
(Sumber: Antara)
Arsip - Ilustrasi - Seekor Harimau Benggala (Panthera tigris tigris) bermain di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc/am. (Antara)