Arab Saudi Panggil Dubes Iran Usai Tuduhan Serangan ke Negara Teluk

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 05:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Bendera Arab Saudi Bendera Arab Saudi (Arab News)

Ntvnews.id, Riyadh - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan telah memanggil duta besar Iran setelah kerajaan itu menuduh Teheran melancarkan serangan ke wilayahnya.

"Kementerian Luar Negeri memanggil duta besar Iran di Kerajaan sebagai tanggapan atas serangan berani Iran yang menargetkan Kerajaan dan sejumlah negara saudara," kata kementerian dalam pernyataan di X.

Sementara itu, negara-negara Teluk bergerak cepat dengan merencanakan konferensi guna membahas perkembangan situasi di Iran.

Dilansir dari Al Jazeera, Senin, 2 Februari 2026, seorang sumber Teluk yang mengetahui persoalan tersebut menyebutkan bahwa pertemuan darurat para menteri luar negeri Dewan Kerjasama Teluk (GCC) akan digelar melalui konferensi video pada hari ini.

Baca Juga: Korps Garda Revolusi Islam Iran Umumkan Pergantian Pemimpin Usai Serangan AS dan Israel

GCC merupakan aliansi politik dan ekonomi yang beranggotakan enam negara di Semenanjung Arab, yakni Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Konflik antara Iran melawan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat, kini memasuki hari kedua. AS dan Israel lebih dulu melancarkan serangan pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat.

Serangan tersebut menyasar sejumlah fasilitas militer Iran, kompleks kediaman para pemimpin, serta target sipil. Dalam gelombang awal itu, ratusan warga sipil Iran dilaporkan menjadi korban, termasuk perempuan dan anak-anak.

SANAA, 28 Februari (Xinhua) -- Pemimpin Houthi, Abdulmalik al-Houthi, pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam waktu setempat mengatakan kelompoknya menyatakan solidaritas penuh dengan Iran dan  <b>(Antara)</b> SANAA, 28 Februari (Xinhua) -- Pemimpin Houthi, Abdulmalik al-Houthi, pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam waktu setempat mengatakan kelompoknya menyatakan solidaritas penuh dengan Iran dan (Antara)

Sedikitnya 20 provinsi di Iran terkena serangan rudal dari AS dan Israel.

Serangan tersebut juga menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Selain itu, beberapa tokoh lain yang dilaporkan tewas antara lain Komandan IRGC Mayor Jenderal Mohammad Pakpour, Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, Pejabat Intelijen Saleh Asadi, Hossein Jabal Amelian, Reza Mozaffari-Nia, serta penghubung pertahanan senior Mohammed Shirazi.

Baca Juga: Mantan Wapres AS Kamala Harris Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Trump Ingkari Janji Kampanye

Serangan AS dan Israel juga dilaporkan menewaskan sejumlah anggota keluarga Khamenei, termasuk putri, menantu, dan cucunya.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Oman dan Irak juga dilaporkan menjadi sasaran rudal Iran.

TERKINI

Load More
x|close