Prabowo Dapat Dukungan Negara Timur Tengah untuk Mediasi Ketegangan AS–Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mar 2026, 07:43
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memperoleh dukungan dari sejumlah negara di kawasan Timur Tengah serta negara-negara Islam lainnya terkait inisiatif Indonesia untuk berperan sebagai mediator dalam meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menginginkan adanya ruang dialog antara kedua negara tersebut guna mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

"Prinsipnya Bapak Presiden menginginkan adanya pertemuan dengan Amerika Serikat dengan Iran untuk menjadi mediasi dan Iran membuka diri," kata Nusron di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026 malam.

Baca Juga: Pimpinan Ormas Islam Mulai Berdatangan ke Istana Penuhi Undangan Buka Puasa Bersama Prabowo

Menurut Nusron, langkah diplomatik yang digagas Presiden itu mendapat respons positif dari sejumlah pemimpin negara di kawasan Timur Tengah maupun negara-negara Islam lainnya. Ia menyebut dukungan tersebut antara lain datang dari Pakistan dan Uni Emirat Arab.

Meski demikian, Nusron menegaskan bahwa penjelasan secara lebih rinci mengenai proses diplomasi tersebut merupakan kewenangan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

"Tentunya ini menjadi wilayahnya Bapak Menteri Luar Negeri yang berhak untuk menjelaskan. Tetapi tadi dijelaskan upaya Bapak Presiden mendapatkan support dari negara-negara pemimpin-pemimpin negara di Timur Tengah lainnya," terang Nusron.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid <b>(NTVnews)</b> Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (NTVnews)

Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden bersama para pemimpin negara yang tergabung dalam kelompok Developing Eight (D-8) memiliki kesamaan pandangan untuk mendorong terciptanya perdamaian di kawasan.

Menurut Nusron, para pemimpin negara tersebut sepakat bahwa konflik tidak boleh dibiarkan berlangsung berkepanjangan, terutama yang berpotensi memperluas ketegangan di Iran maupun kawasan Teluk.

"Pak Presiden bersama tujuh pemimpin negara yang tergabung dalam kelompok 8 itu, menginginkan adanya perdamaian. Jangan sampai perang berlarut-larut terutama di Iran maupun di kawasan Teluk dan sebagainya," imbuhnya.

x|close