Ntvnews.id, Jakarta - Azerbaijan menarik staf diplomatiknya dari Iran, kata Menteri Luar Negeri Azerbaijan Jeyhun Bayramov, Jumat.
"Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev telah memutuskan untuk menarik sepenuhnya personel diplomatik dari Iran. Proses ini menyangkut kedutaan besar di Teheran dan konsulat jenderal di Tabriz. Saat ini, pekerjaan sedang dilakukan ke arah ini," kata Bayramov.
Pada Kamis, Kementerian Luar Negeri Azerbaijan mengatakan bahwa serangan pesawat nirawak telah dilakukan dari wilayah Iran ke wilayah Republik Otonom Nakhchivan, sehingga melukai empat orang.
Menyusul serangan tersebut, Aliyev mengatakan dalam rapat dewan keamanan bahwa angkatan bersenjata, dinas perbatasan negara itu, dan unit pasukan khusus telah dikerahkan dalam keadaan siaga penuh.
Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di dalam Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut.
Iran lantas menanggapi agresi militer itu dengan melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca Juga: Iran Bantah Serangan Drone ke Azerbaijan, Tuding Israel Dalang Insiden
ANTARA
Bendera Iran ((Antara))