JTT Catat Lonjakan Arus Mudik ke Timur Trans Jawa Tembus 129,84 Persen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Mar 2026, 12:05
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan mobilitas masyarakat menuju wilayah timur Trans Jawa selama periode arus mudik 11–22 Maret 2026, Jakarta, Senin (23/3/2026) (ANTARA/HO-Jasamarga Transjawa Tol) PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan mobilitas masyarakat menuju wilayah timur Trans Jawa selama periode arus mudik 11–22 Maret 2026, Jakarta, Senin (23/3/2026) (ANTARA/HO-Jasamarga Transjawa Tol) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan signifikan mobilitas masyarakat menuju wilayah timur Trans Jawa selama periode arus mudik 11–22 Maret 2026. Lonjakan tersebut mencapai 129,84 persen dibandingkan kondisi normal, mencerminkan tingginya pergerakan kendaraan hingga H+1 Lebaran.

Sebanyak 790.791 kendaraan tercatat melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah timur, meningkat tajam dari angka normal sebesar 344.067 kendaraan. Sementara itu, pada 22 Maret 2026 saja, volume kendaraan harian menuju timur mencapai 61.159 unit atau naik 128,10 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 26.812 kendaraan.

Baca Juga: Arus Balik di GT Kalikangkung Meningkat, Kendaraan ke Arah Jakarta Tembus Ribuan per Jam

Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyatakan bahwa perusahaan telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama menjelang periode arus balik Lebaran. Ia juga mengungkapkan bahwa arus kendaraan dari arah timur menuju Jakarta mulai mengalami peningkatan.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa pergerakan arus balik sudah mulai terlihat. Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, GT Cikampek Utama mengoperasikan 22 gardu tol menuju arah Jakarta guna memastikan kelancaran transaksi,” kata Ria.

Guna mendukung kelancaran arus balik, JTT akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung ruas Batang–Semarang menuju GT Cikampek Utama ruas Jakarta–Cikampek pada 26–27 Maret 2026. Selain itu, potongan tarif sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di ruas Batang–Semarang masih berlangsung hingga 31 Maret 2026 sebagai upaya mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata.

Di sisi lain, jumlah kendaraan dari arah timur menuju Jakarta selama periode H-10 hingga H+1 tercatat sebanyak 232.380 kendaraan, turun 31,49 persen dibandingkan kondisi normal. Namun, peningkatan volume kendaraan tetap terlihat di sejumlah ruas tol lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: JTT Tambah Lajur Contraflow di Tol Japek, Antisipasi Kepadatan H-2 Lebaran

Di wilayah Jawa Tengah, arus kendaraan menuju Semarang melalui GT Kalikangkung mencapai 442.392 unit atau naik 127,06 persen, sedangkan arus keluar dari Semarang tercatat menurun. Sementara di GT Banyumanik, kendaraan menuju Solo meningkat 81,03 persen, sedangkan arah Jakarta mengalami sedikit penurunan.

Adapun di Jawa Timur, peningkatan lalu lintas terlihat di beberapa titik seperti GT Warugunung, GT Kejapanan Utama, dan GT Singosari, baik untuk arah Surabaya maupun Malang. Kondisi ini menunjukkan distribusi kendaraan yang cukup merata di sejumlah ruas tol Trans Jawa selama periode mudik dan awal arus balik.

JTT mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan matang, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima. Pengguna juga diminta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Load More
x|close