Transportasi Umum Gratis di Jakarta saat Idulfitri Diserbu Warga, Peminat Tinggi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mar 2026, 11:22
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Bus Transjakarta. Bus Transjakarta. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Program transportasi publik gratis di Jakarta saat Idulfitri, di tanggal 21-22 Maret 2026 terbukti sukses. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa jumlah pengguna melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Seperti yang kami sampaikan mengenai transportasi publik yang kemarin kami gratiskan tanggal 21-22 Maret, tercatat bahwa penggunanya cukup tinggi," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Lonjakan terlihat jelas pada layanan MRT Jakarta yang mencatat 135.117 penumpang, naik 59 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya. Sementara itu, LRT Jakarta digunakan oleh 9.987 penumpang atau meningkat 6 persen.

Kenaikan ini memperlihatkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang modern, aman, dan efisien.

Selain transportasi, sektor pariwisata di ibu kota juga mengalami lonjakan selama Idulfitri 1447 H. Beberapa destinasi favorit mencatat jumlah kunjungan tinggi.

Baca Juga: Pramono: Transaksi Ekonomi Jakarta Tembus Rp21 Triliun Selama Ramadhan

Pramono Anung <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

"Kawasan Monas dari tanggal 22 sampai 24 Maret yang berkunjung 126.790 pengunjung. Kebun Binatang Ragunan 222.991 pengunjung. Ancol 155.000," terangnya.

Pramono juga menyoroti keberhasilan program “Mudik ke Jakarta” yang mendapat respons positif dari masyarakat. Program ini melibatkan berbagai pihak seperti Citilink, KAI, sektor perhotelan, pusat belanja, hingga destinasi wisata.

Sebelum Lebaran, nilai transaksi ekonomi di Jakarta telah mencapai Rp21 triliun. Pemerintah optimistis angka tersebut bisa menembus lebih dari Rp25 triliun hingga akhir Maret 2026.

Tak hanya di Jakarta, dampak program ini juga dirasakan di daerah lain seperti Semarang dengan transaksi Rp8 miliar dan Surabaya sebesar Rp6,2 miliar.

Di tengah tingginya mobilitas selama mudik dan arus balik Lebaran, Pemprov DKI memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan dengan baik. Pramono menegaskan bahwa tidak ada keluhan berarti dari masyarakat selama periode tersebut.

"Pemerintah DKI Jakarta memastikan bahwa pelayanan publik alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik selama mudik lebaran ini, relatif tidak ada keluhan tentang pelayanan publik di lapangan," tutupnya.

x|close