Pemerintah Sebut Pemulihan Listrik Pascabencana di Aceh Hampir Rampung, Wilayah Terisolir Masih Andalkan Genset

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mar 2026, 16:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tito Karnavian dalam konferensi pers di Kompleks Istana Negara Tito Karnavian dalam konferensi pers di Kompleks Istana Negara (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa pemulihan jaringan listrik pascabencana di Provinsi Aceh hampir selesai dengan capaian mencapai 99,99 persen.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah wilayah terisolir yang belum terjangkau jaringan listrik permanen akibat akses jalan yang terputus total karena longsor.

"Listrik ini eh untuk di Aceh, kami bisa katakan 99,99 persen. Karena ada daerah yang terisolir yang dia memang karena di apa namanya jalannya longsor sama sekali. Mau dibangun panjang juga nggak bisa," kata Tito dalam konferensi pers percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah menyalurkan generator set (genset) sebagai sumber listrik sementara agar masyarakat tetap mendapatkan akses energi.

Baca Juga: Seskab Teddy Tinjau Puncak Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang

Namun demikian, Tito menegaskan bahwa kondisi tersebut belum dapat dikategorikan sebagai pemulihan jaringan listrik secara menyeluruh.

"Listrik maka mereka belum mendapat saluran listrik tapi diberikan genset. Listriknya hidup karena genset. Tapi saya nggak bisa mengklaim karena jaringan. Beda antara jaringan dengan genset ya," ujarnya.

Di Aceh, wilayah yang masih mengalami kendala kelistrikan adalah Aceh Tengah. Sementara itu, di Sumatera Utara terdapat dua kabupaten yang belum sepenuhnya pulih, yakni Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.

Tito Karnavian dalam konferensi pers di Kompleks Istana Negara <b>(NTVnews)</b> Tito Karnavian dalam konferensi pers di Kompleks Istana Negara (NTVnews)

Secara keseluruhan, pemulihan listrik di Sumatera Utara telah mencapai 99,99 persen, sedangkan di Sumatera Barat jaringan listrik dilaporkan sudah pulih sepenuhnya atau 100 persen.

Tito juga menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) atas upaya cepat dalam memulihkan jaringan listrik di wilayah terdampak. Menurutnya, ketersediaan listrik menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan sektor lain, termasuk layanan telekomunikasi.

"Begitu listrik masuk, saya tahu Menkomdigi langsung bergerak. Sehingga digerakkan semua provider dan internet sudah mencapai 100 persen, kalau ada yang kesulitan ada genset tapi di situ menggunakan Starlink," jelas Tito.

x|close