Iran Ajukan 5 Syarat Tegas untuk Akhiri Perang dengan Amerika-Israel, Apa Saja?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mar 2026, 12:06
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Iran menegaskan sikap tegas dalam merespons proposal Amerika Serikat terkait upaya penghentian perang. Teheran menolak pendekatan yang dianggap sepihak dan menegaskan bahwa akhir konflik sepenuhnya berada dalam kendali mereka sendiri, dengan lima syarat utama sebagai dasar keputusan.

Mengutip laporan Press TV pada Kamis (26/3/2026), seorang pejabat senior bidang politik dan keamanan Iran menyatakan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan Presiden AS Donald Trump menentukan kapan perang harus berakhir. Pejabat yang mengetahui detail proposal tersebut menyampaikan sikap ini secara eksklusif.

"Iran akan mengakhiri perang ketika sudah memutuskan untuk melakukannya dan ketika syarat-syaratnya sendiri terpenuhi," kata pejabat Iran yang tak ingin disebut namanya. Ia juga menegaskan komitmen Teheran untuk terus melanjutkan pertahanan serta memberikan "pukulan berat" kepada pihak lawan hingga seluruh tuntutan dipenuhi.

Menurut pejabat tersebut, Washington telah mencoba membuka jalur negosiasi melalui berbagai kanal diplomatik. Namun, proposal yang diajukan dinilai Teheran sebagai “berlebihan” dan tidak mencerminkan realitas di lapangan, khususnya terkait kegagalan Amerika dalam konflik yang berlangsung.

Baca Juga: Buntut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, DPR Panggil BAIS TNI

Ia juga menyinggung dua putaran negosiasi sebelumnya pada musim semi dan musim dingin 2025 yang dinilai sebagai bentuk penipuan. Dalam kedua kesempatan itu, Amerika Serikat disebut tidak menunjukkan itikad baik untuk berdialog, dan justru melanjutkan tindakan militer terhadap Iran. Karena itu, tawaran terbaru yang disampaikan melalui perantara Pakistan dipandang sebagai taktik untuk meningkatkan tekanan, bukan menyelesaikan konflik.

Dalam sikap resminya, Iran menetapkan lima syarat yang harus dipenuhi sebelum menyetujui berakhirnya perang:

  1. Penghentian total "agresi dan pembunuhan" oleh pihak lawan
  2. Pembentukan mekanisme konkret yang menjamin tidak akan ada lagi perang terhadap Republik Islam Iran
  3. Pembayaran ganti rugi dan reparasi perang yang jelas, terdefinisi, dan terjamin
  4. Penghentian perang di seluruh front, termasuk bagi semua kelompok perlawanan di kawasan
  5. Pengakuan atas kedaulatan Iran di Selat Hormuz sebagai hak sah yang menjadi jaminan pelaksanaan komitmen pihak lain

Pejabat tersebut menegaskan bahwa kelima syarat ini merupakan tambahan dari tuntutan yang sebelumnya telah diajukan Iran dalam putaran kedua negosiasi di Jenewa, yang berlangsung beberapa hari sebelum serangan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.

Baca Juga: Al-Ittihad Tertarik Rekrut Mohamed Salah

Iran juga telah menyampaikan kepada seluruh pihak perantara bahwa kemungkinan gencatan senjata sepenuhnya bergantung pada penerimaan semua syarat tersebut. Tanpa itu, tidak ada ruang untuk melanjutkan dialog.

"Tidak akan ada negosiasi yang diadakan sebelum itu," tegas pejabat Iran tersebut. Ia menambahkan bahwa operasi pertahanan akan terus berlanjut hingga seluruh persyaratan dipenuhi.

"Perang akan berakhir ketika Iran memutuskan untuk mengakhirinya, bukan ketika Trump membayangkan penyelesaiannya," tandasnya.

x|close