Lanal Mataram Perketat Pengawasan Laut NTB Usai Temuan Benda Mirip Torpedo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Apr 2026, 15:15
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Komandan Lanal Mataram Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo memberikan keterangan pers terkait pengamanan benda asing temuan nelayan di perairan Gili Trawangan, Mataram, NTB, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/Dhimas B.P.) Komandan Lanal Mataram Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo memberikan keterangan pers terkait pengamanan benda asing temuan nelayan di perairan Gili Trawangan, Mataram, NTB, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/Dhimas B.P.) (Antara)

Ntvnews.id, Mataram - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah ditemukannya benda asing yang diduga menyerupai torpedo di sekitar perairan Gili Trawangan.

Komandan Lanal Mataram, Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pengawasan sesuai arahan pimpinan TNI AL.

“Sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut yang menegaskan bahwa TNI AL beserta jajaran berkomitmen untuk menjaga setiap jengkal kedaulatan dan keamanan laut NTB,” kata Asep di Mataram, Rabu, 8 April 2026.

Pernyataan tersebut muncul sebagai respons atas penemuan benda mencurigakan oleh seorang nelayan di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, pada Senin, 6 April 2026. Asep menegaskan bahwa aktivitas tanpa izin di wilayah perairan tersebut tidak akan ditoleransi, termasuk penggunaan alat bawah laut yang tidak memiliki kepentingan jelas.

Ia juga menekankan bahwa seluruh kegiatan di laut, baik untuk tujuan wisata maupun penelitian, harus mengantongi izin resmi dari pemerintah.

Baca Juga: Benda Mirip Torpedo Ditemukan di Perairan Gili Trawangan, Polisi Lakukan Pengamanan

“Semua kegiatan pariwisata, kepentingan akademis, semuanya harus berdasarkan izin, yang mana izin ini dari Kementerian Pertahanan,” katanya.

Terkait penemuan benda yang menyerupai torpedo itu, Asep meminta masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.

“Tetap tenang, tidak berspekulasi, tetap beraktivitas seperti biasa dan segera melaporkan jika ada anomali atau benda-benda asing yang sekiranya membahayakan navigasi dan lainnya,” ujarnya.

Benda tersebut memiliki panjang sekitar 3,7 meter, diameter 65 sentimeter, dan berat kurang lebih 2 ton. Saat ini, benda itu telah diamankan di Markas Lanal Mataram.

Baca Juga: Polisi Pastikan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Bukan Bom, Melainkan Alat Ukur Laut

“Benda tersebut telah diamankan di Lanal Mataram di bawah pengawasan ketat oleh kepolisian militer jajaran Lanal Mataram,” katanya.

Meski fungsi dan asal-usulnya belum dapat dipastikan, hasil pemeriksaan awal dari Tim Gegana Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda NTB menyatakan bahwa benda tersebut tidak mengandung unsur berbahaya.

“Dari hasil investigasi awal Gegana kepolisian menyatakan bahwa barang tersebut tidak mengandung radioaktif dan bahan peledak,” ucap Asep.

Benda asing tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan bernama Harianto (28) dalam kondisi mengapung sekitar 10 mil dari garis pantai utara Gili Trawangan. Setelah penemuan itu, Harianto segera melaporkannya kepada aparat setempat, hingga akhirnya benda tersebut berhasil dievakuasi ke daratan.

(Sumber: Antara)

x|close