30 Orang Tewas Terinjak-injak di Situs Warisan Dunia UNESCO Haiti

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 06:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi mayat. Ilustrasi mayat. (Antara)

Ntvnews.id, Haiti - Sekitar 30 orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden desak-desakan yang berujung terinjak-injak di Benteng Laferriere, salah satu destinasi wisata populer di Haiti.

Dilansir dari Reuters, Senin, 13 April 2026, Kepala Perlindungan Sipil Departemen Nord Haiti, Jean Henri Petit, menyebut lokasi tersebut saat kejadian dipadati pelajar serta wisatawan yang datang untuk menghadiri perayaan tahunan. Ia juga memperkirakan jumlah korban jiwa masih berpotensi bertambah.

Perdana Menteri Haiti, Alix Didier Fils-Aime, menyampaikan belasungkawa serta solidaritas kepada keluarga korban. Ia mengungkapkan bahwa banyak anak muda hadir dalam perayaan tahunan Citadel, namun belum dapat memastikan angka pasti korban meninggal dalam tragedi tersebut.

Baca Juga: Serangan Udara Rusak Situs Warisan Dunia UNESCO di Teheran

Menurut Petit, insiden berawal dari kepadatan di pintu masuk benteng yang memicu desak-desakan. Kondisi cuaca hujan saat itu turut memperparah situasi sehingga sulit dikendalikan.

Peristiwa tragis ini terjadi di tengah kondisi keamanan Haiti yang masih terganggu oleh aksi kekerasan kelompok bersenjata yang telah menelan banyak korban sipil.

Negara kepulauan tersebut sebelumnya juga dilanda berbagai bencana besar, termasuk ledakan tangki bahan bakar pada 2024 yang menewaskan sekitar 24 orang, ledakan serupa pada 2021 dengan korban hingga 90 jiwa, serta gempa bumi pada tahun yang sama yang menewaskan sekitar 2.000 orang.

x|close