Polisi Selidiki Penyebab Tiang Provider Roboh Timpa Kontrakan di Jakbar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 08:11
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Sebuah tiang provider roboh dan menimpa dua rumah kontrakan di Jalan KH Hasyim, Pondok Cabe, RT 06 RW 01, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2026) pagi. ANTARA/HO. Sebuah tiang provider roboh dan menimpa dua rumah kontrakan di Jalan KH Hasyim, Pondok Cabe, RT 06 RW 01, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2026) pagi. ANTARA/HO. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Aparat kepolisian tengah mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam insiden robohnya tiang provider yang menimpa dua rumah kontrakan di Jalan KH Hasyim, Pondok Cabe, RT 06 RW 01, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, mengatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan ditangani oleh jajaran Reserse Kriminal.

"Kalau untuk proses penyelidikan masih dilakukan pendalaman oleh pihak Reskrim," kata Wisnu saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah pekerja tengah melakukan pemasangan selongsong tower pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam proses itu, terjadi kendala teknis yang berujung pada robohnya tiang.

Baca Juga: Pemkot Jakarta Barat Segel Lapangan Padel di Kembangan

"Menurut keterangan dari saksi, pekerja pada pukul 08.00 WIB melakukan pemasangan selongsong tower. Saat itu, kondisi selongsong melintir, sehingga membuat tiang penyangga tidak kuat," ujar Wisnu.

Akibat kejadian tersebut, tiang provider ambruk dan menimpa dua unit rumah kontrakan. Selain kerusakan bangunan, satu warga bernama Ahmad (53) dilaporkan mengalami luka ringan.

"Luka di bagian kepala atas benjol, sama bagian telinga kanan lecet," tutur Wisnu.

Sebelumnya, Camat Kembangan Joko Suparno juga membenarkan insiden tersebut yang terjadi saat proses pemasangan tiang dengan ketinggian sekitar empat meter.

"Ada tiang provider yang jatuh saat pemasangan dan menimpa dua unit kontrakan, ada satu korban luka ringan di bagian belakang telinga, sudah mendapatkan pengobatan," kata Joko saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 11 April 2026.

Ia menambahkan, kerugian materi akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan karena kondisi bangunan yang tertimpa masih berisiko untuk diakses.

"Untuk korban, harta benda, masih dalam perhitungan, karena akses untuk masuk ke dalam rumah masih mengkhawatirkan," ungkap Joko.

Baca Juga: 2 Perempuan Jadi Tersangka Kasus Injak Al-Qur’an di Lebak, Langsung Ditahan Polisi

Pasca kejadian, aktivitas pekerjaan di lokasi langsung dihentikan guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. Pemerintah setempat juga mendorong agar warga terdampak segera mendapatkan penanganan, termasuk tempat tinggal sementara dan kompensasi yang layak.

"Warga yang menjadi korban agar segera mendapat tempat tinggal serta penggantian yang layak," ujar Joko.

Selain itu, pihak kecamatan telah meninjau lokasi kejadian sekaligus menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak.

"Memberikan bantuan kepada warga rumah roboh karena tertimpa tiang tower yang sedang dalam proses pemasangan di wilayah RT 06 RW 01," imbuh Joko.

(Sumber: Antara)

x|close