Ntvnews.id, Ankara - Insiden penembakan massal terjadi di sebuah sekolah di Turki ketika seorang mantan siswa melepaskan tembakan di sekolah menengah tempat ia pernah belajar pada Selasa, 14 April 2026.
Peristiwa yang tergolong jarang terjadi di negara tersebut itu mengakibatkan 16 orang mengalami luka-luka, sementara pelaku ditemukan tewas setelah mengakhiri hidupnya sendiri.
Dilansir dari AFP, Rabu, 15 April 2026, pasukan keamanan khusus langsung dikerahkan ke lokasi kejadian yang berada di Provinsi Sanliurfa, wilayah tenggara Turki. Hal itu disampaikan oleh gubernur setempat, Hasan Sildak, kepada wartawan.
Rekaman televisi memperlihatkan sejumlah ambulans bersiaga di luar sekolah di distrik Siverek, sementara para siswa terlihat berlarian keluar gedung dalam kondisi panik.
Baca Juga: 11 Bandara Perintis di Papua Kembali Beroperasi Usai Insiden Penembakan
Sildak mengungkapkan bahwa pelaku merupakan mantan siswa sekolah tersebut yang lahir pada tahun 2007.
"Dia bunuh diri ketika dikepung oleh polisi," kata gubernur tersebut.
"Kami telah mengevakuasi sekolah dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tragis ini," tambahnya.
Media lokal melaporkan bahwa sebagian besar korban luka dalam insiden tersebut adalah para siswa.
Ilustrasi- penembakan (ANTARA News Sumsel/Ist/18) (ANTARA News Sumsel/Ist/18/) (Antara)