Beredar Kabar Panglima Kopassus Menampar Pejabat, Penkopassus: Hoax, Fake News

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 12:23
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Panglima Kopassus Bantah Isu Penamparan Pejabat Panglima Kopassus Bantah Isu Penamparan Pejabat (Istimewa)

 

Ntvnews.id, Jakarta - Jagat media sosial tengah diramaikan oleh kabar yang menyeret nama Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Letjen TNI Djon Afriandi.

Ia dikabarkan terlibat insiden penamparan terhadap seorang pejabat. Namun, pihak terkait membantah keras kabar tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak benar atau Hoax.

Hal teresebut dituliskan Penerangan Kopassus memposting di akun Instagram resmi mereka @penkopassus membantah kabar tersebut dan melabelkan tulisan beredar dengan "Hoax" / "Fake News"

Isu ini pertama kali mencuat di platform Threads dan dengan cepat menyebar ke berbagai media sosial lainnya. Narasi yang beredar menyebutkan adanya perselisihan antara Djon Afriandi dan seorang staf di lingkungan Istana Kepresidenan.

Baca Juga: DPR Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang

Berdasarkan unggahan viral, insiden tersebut diduga bermula dari persoalan koordinasi jadwal pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam cerita yang beredar, Pangkopassus disebut telah dijadwalkan bertemu selama 30 menit, namun diminta menunggu di ruang tunggu oleh pihak protokoler.

Narasi itu juga menyebutkan bahwa hingga waktu pertemuan hampir habis, ia belum juga dipanggil masuk. Saat Presiden keluar ruangan dan melihat kondisi tersebut, disebutkan terjadi teguran di lokasi.

Cerita kemudian berkembang dengan klaim bahwa Letjen Djon Afriandi keluar dari ruangan dalam keadaan emosi, mencari staf bersangkutan, diduga melakukan penamparan. Informasi ini diklaim hanya beredar di lingkar terbatas “Ring 1” Istana sebelum akhirnya menyebar luas di media sosial.

x|close