A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Idrus Marham Ingatkan Tokoh Bangsa Tak Saling Klaim Jasa Politik - Ntvnews.id

Idrus Marham Ingatkan Tokoh Bangsa Tak Saling Klaim Jasa Politik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Apr 2026, 18:33
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham mengingatkan pentingnya menjaga situasi kondusif di tengah dinamika politik nasional. Ia menyoroti fenomena saling klaim jasa di antara tokoh bangsa yang dinilai justru berpotensi memperkeruh keadaan.

"Jadi dalam situasi dan kondisi kehidupan kebangsaan kita hari ini, seperti yang kita alami, ya apakah itu terjadi karena ada geopolitik dunia atau global yang semakin dinamis bahkan cenderung radikal sekarang ini, dan tentu secara tidak langsung pun langsung berpengaruh ke Indonesia,” ujar Idrus di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Ia menilai, kondisi tersebut menuntut sikap tulus dan jiwa pengorbanan dari seluruh elemen bangsa.

"Bagaimana wujudnya? Adalah, ya kita memberikan kontribusi untuk menciptakan situasi kondusif. Jangan justru menimbulkan masalah baru,” katanya.

Menurut Idrus, polemik muncul ketika tokoh-tokoh saling mengklaim peran.

"Saya kira, biarlah sejarah ini yang menilai apa peranan tokoh itu, apa jasa tokoh itu. Nggak usah kita mengklaim,” tegasnya.

Baca Juga: Bank Jakarta Gelar XPROIA 2026 di Balai Kota

Ia menambahkan bahwa klaim semacam itu bertentangan dengan logika masyarakat.

"Kalau ada pihak yang mau mengklaim dirinya sebagai yang paling berperan di republik ini, secara diametral bertentangan dengan suasana kebatinan rakyat dan pasti rakyat akan semakin tidak percaya,” lanjutnya.

Idrus juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan fokus pada masa depan bangsa.

"Menatap masa depan, ada kesamaan visi, kita ingin Indonesia ini maju.' yang memungkinkan kita secara bersama-sama dengan solidaritas, kita bersama-sama untuk Indonesia,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham <b>(NTVnews)</b> Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham (NTVnews)

Ia pun mengingatkan agar para tokoh memberi teladan kepada masyarakat.

"Berilah kami contoh yang baik. Bagaimana sejatinya kita menempatkan diri sebagai tokoh, sehingga secara konsisten masyarakat menjadikan kita sebagai uswatun hasanah,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, JK mengungkap perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo (Jokowi) hingga menjadi Presiden ke-7. JK menyebut, Jokowi bisa mencapai posisi tersebut karena peran yang dia lakukan.

Awalnya, JK menceritakan saat dirinya mengajukan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Sukarnoputri untuk dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Saya katakan saya seniornya, siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya membawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi gubernur," ujar JK di Jakarta pada Sabtu, 18 April 2026.

Baca Juga: Airlangga: Hilirisasi Jadi Kekuatan Utama Daya Saing Indonesia

Menurut JK, Megawati sempat menolak usulan tersebut. Namun pada akhirnya, dia menyetujui hingga Jokowi terpilih sebagai gubernur. JK turut memperlihatkan foto Jokowi sedang 'sungkem' menyalaminya.

"Sehingga waktu dia menang jadi gubernur setelah ke Ibu Mega datang sama saya ucapkan terima kasih. Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta," ucap JK seraya memperlihatkan foto Jokowi tersebut.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur mana bisa jadi presiden," imbuhnya.

x|close