Ntvnews.id, Tel Aviv - Pemerintah Israel menunjuk duta besar pertamanya untuk Somaliland, wilayah yang memisahkan diri dari Somalia dan telah diakui sebagai negara oleh Tel Aviv beberapa bulan lalu.
Dilansir dari AFP, Senin, 27 April 2026, Israel menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Somaliland sejak wilayah tersebut mendeklarasikan otonomi dari Somalia pada 1991, menyusul pecahnya perang saudara.
Michael Lotem, yang saat ini menjabat sebagai duta ekonomi keliling untuk Afrika, ditunjuk sebagai utusan Israel untuk Somaliland. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai duta besar Israel untuk Kenya, Azerbaijan, dan Kazakhstan.
Penunjukan ini merupakan kelanjutan dari pembentukan hubungan diplomatik antara kedua pihak pada Desember 2025. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, bahkan telah mengunjungi Somaliland pada Januari lalu meski menuai kecaman dari Somalia.
Baca Juga: Indonesia Tegaskan Dukungan Kedaulatan Somalia, Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland
Di sisi lain, pada Februari, Somaliland lebih dahulu mengumumkan penunjukan Mohamed Hagi sebagai duta besarnya untuk Israel.
Somaliland dinilai memiliki posisi strategis di kawasan Teluk Aden, serta telah memiliki sistem sendiri seperti mata uang, paspor, dan angkatan bersenjata.
Meski demikian, wilayah tersebut masih menghadapi tantangan dalam memperoleh pengakuan internasional. Banyak negara khawatir bahwa pengakuan terhadap Somaliland dapat memicu ketegangan dengan Somalia dan mendorong munculnya gerakan separatis lain di Afrika.
Kunjungan Saar ke Somaliland sebelumnya juga mendapat kecaman keras dari Somalia, yang menyebut langkah tersebut sebagai "penyerbuan tanpa izin".
Ilustrasi bendera Somalia. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu) (Antara)