KAI Pastikan Refund 100 Persen untuk Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 17:49
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sejumlah petugas dan warga mengevakuasi korban kecelakaan commuter line (KRL) jurusan Cikarang yang bertabrakan dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin 27 April 2026 malam. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah. Sejumlah petugas dan warga mengevakuasi korban kecelakaan commuter line (KRL) jurusan Cikarang yang bertabrakan dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin 27 April 2026 malam. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah. (Antara)


Ntvnews.id

, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan pengembalian biaya tiket atau refund sebesar 100 persen bagi seluruh penumpang kereta api jarak jauh yang terdampak pembatalan perjalanan akibat insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa kebijakan pengembalian dana secara penuh ini diberikan sebagai bentuk kepastian layanan kepada pelanggan.

“KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan yang terdampak. Kami memastikan seluruh proses dapat diakses dengan mudah melalui berbagai kanal layanan,” ujar Anne dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 28 April 2026.

Insiden yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur tersebut meninggalkan duka mendalam.

Baca Juga:Sosok Pham Nhat Vuong, Konglomerat Vietnam Pemilik Taksi Listrik Green SM

Pihak KAI turut menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang terdampak, sembari memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara hati-hati.

Dalam kondisi tersebut, KAI tetap berkomitmen memenuhi hak pelanggan melalui pengembalian tiket bagi perjalanan kereta api jarak jauh yang terdampak.

Hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 4.878 tiket telah berhasil diproses pengembaliannya.

Secara rinci, refund diberikan kepada pelanggan yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan, penundaan lebih dari satu jam, perubahan rute, hingga mereka yang memilih tidak menggunakan kereta pengganti maupun moda lanjutan.

Kebijakan ini juga berlaku untuk tiket pulang-pergi, tiket lanjutan (connecting), serta layanan dalam satu kode booking yang berada dalam lingkup KAI Group dan terdampak insiden.

Bagi pelanggan yang tetap melanjutkan perjalanan menggunakan kereta pengganti dengan kelas yang sama atau lebih tinggi, tidak dikenakan biaya tambahan.

Sementara itu, jika perjalanan tidak dapat diteruskan hingga stasiun tujuan, KAI berupaya menyediakan moda transportasi lanjutan. Apabila tidak tersedia, maka pengembalian dana tetap diberikan secara penuh.

Proses refund dapat dilakukan melalui beberapa kanal. Di loket stasiun, pelanggan cukup menunjukkan boarding pass atau e-boarding untuk diverifikasi, dan dana dapat dikembalikan secara tunai atau melalui transfer.

Selain itu, pengajuan juga dapat dilakukan melalui layanan Contact Center 121 dengan menyampaikan kode booking dan data identitas, di mana dana akan langsung ditransfer ke rekening pelanggan.

Untuk perjalanan yang dibatalkan oleh pihak perusahaan, pengembalian juga dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI.

Batas waktu pengajuan refund diberikan hingga tujuh hari sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, sementara proses pencairan dana ditargetkan selesai maksimal 1 x 24 jam setelah pembatalan dilakukan.

Selain tiket, pengembalian biaya bagasi juga diberikan secara penuh apabila pelanggan tidak melanjutkan perjalanan.

Baca Juga:BP BUMN Akan Evaluasi Total Operasional Kereta Usai Kecelakaan Bekasi Timur

Berdasarkan data terbaru hingga pukul 13.26 WIB, insiden tersebut menyebabkan 15 orang meninggal dunia dan 88 orang lainnya mengalami luka-luka.

Seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sementara korban luka mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam situasi ini," kata Anne.

Di tengah situasi yang penuh tantangan, KAI terus berupaya memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang optimal, keluarga memperoleh informasi yang jelas, serta pelanggan tetap mendapatkan haknya melalui proses refund secara penuh.

KAI juga akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring dengan perkembangan penanganan insiden di lapangan.

(Sumber: Antara)

x|close