Lansia Ditangkap Usai Penembakan Brutal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Apr 2026, 10:11
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi- penembakan (ANTARA News Sumsel/Ist/18) (ANTARA News Sumsel/Ist/18/) Ilustrasi- penembakan (ANTARA News Sumsel/Ist/18) (ANTARA News Sumsel/Ist/18/) (Antara)

Ntvnews.id, Athena - Polisi Yunani menangkap seorang pria berusia 89 tahun setelah melakukan dua aksi penembakan yang melukai empat orang di Athena. Insiden tersebut diduga dipicu persoalan pembayaran dana pensiun.

Dilansir dari AFP, Rabu, 29 April 2026 pria pensiunan itu disebut memiliki gangguan psikologis. Ia akhirnya ditangkap di Patras, sekitar 200 kilometer dari ibu kota Athena, setelah sempat melarikan diri selama beberapa jam.

Menurut laporan stasiun televisi publik ERT, pelaku berhasil dilacak hingga sebuah hotel dekat terminal bus di kota pelabuhan tersebut. Polisi juga menemukan senjata api saat penangkapan dilakukan.

Kantor berita negara ANA melaporkan pria yang disebut berprofesi sebagai pedagang barang bekas itu awalnya menembak kaki seorang pegawai organisasi pensiun negara EFKA di pusat kota Athena.

Baca Juga: Penembakan Terjadi Lagi di Universitas AS, Sejumlah Orang Terluka

Tak lama kemudian, ia kembali melepaskan tembakan ke arah kantor pengadilan yang berada beberapa blok dari lokasi pertama. Akibatnya, tiga perempuan yang bekerja di kantor tersebut mengalami luka-luka, sementara seorang wanita lainnya mengalami syok.

Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan tidak berada dalam kondisi kritis, menurut ERT.

"Saya melihat semuanya... dia menembak ke tanah," kata seorang saksi mata kepada stasiun televisi tersebut.

ERT juga menayangkan rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan sosok pria yang diduga pelaku mengenakan mantel gelap dan topi saat meninggalkan kantor EFKA dengan berjalan kaki.

Sejumlah laporan media menyebut pria tersebut pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa pada 2018. Ia juga dilaporkan meninggalkan senapan di kantor pengadilan beserta surat berisi keluhan karena kesulitan memperoleh dana pensiun.

Trump Ngaku Tak Takut Usai Insiden Penembakan di Jamuan Wartawan Gedung Putih

x|close