Purbaya Buka Suara soal Bos Bea Cukai Djaka Budi Ada di Dakwaan John Field

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 14:28
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait muncul nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi utama dalam kasus dugaan korupsi suap importasi barang di direktoratnya. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait muncul nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi utama dalam kasus dugaan korupsi suap importasi barang di direktoratnya. (Ntvnews.id-Muslimin trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait muncul nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi utama dalam kasus dugaan korupsi suap importasi barang di direktoratnya.

Adapun nama Djaka diketahui muncul dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal tersebut, Purbaya menegaskan akan melihat proses hukumnya seperti apa. 

"Ya kita lihat saja nanti. Nanti kita lihat proses hukumnya seperti apa," ucap Purbaya, Kamis, 7 Mei 2026.

Baca juga: Bea Cukai Buka Suara Soal Nama Dirjen Djaka Budi Utama di Dakwaan Kasus Suap Impor

Kendati demikian, Purbaya menegaskan akan memberikan pendampingan hukum karena status Djaka masih pegawai Kementerian Keuangan. 

Ia pun menegaskan bahwa tindakan tersebut dipastikan bukan berarti sebuah intervensi.

"Ada pasti dari kami, kalau Pak Djaka dipanggil segala macam. Yang lain kan ada pendampingan juga. Bukan intervensi ya. Kalau di luar negeri juga kan sama," lanjutnya.

Dalam hal ini, Purbaya mengaku dirinya sudah berkomunikasi dengan Djaka untuk konfirmasi terkait namanya yang terseret.

Bendahara Negara itu menegaskan bahwa Djaka akan mengikuti proses hukum yang berlaku.

"Sudah. Dia akan ikuti proses hukum yang berlaku. Ini kan belum apa-apa, masih baru," tandasnya.

Adapun nama Djaka sebelumnya muncul dalam rangkaian pertemuan yang melibatkan sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama para pengusaha kargo terkait dugaan praktik pengaturan jalur impor.

Baca juga: Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Muncul dalam Dakwaan Terdakwa Pengusaha John Field

Fakta tersebut terungkap dalam surat dakwaan yang dibacakan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 6 Mei 2026 kemarin.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Rizal (RZL), Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono, Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan, pemilik Blueray Cargo John Field, Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri, serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan.

Dalam dakwaan yang dibacakan di persidangan kemarin, nama Djaka Budi Utama disebut bersama Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan pernah menghadiri pertemuan dengan sejumlah pengusaha kargo di sebuah hotel di Jakarta pada Juli 2025. Salah satu pengusaha yang hadir dalam pertemuan itu adalah John Field.

x|close