Rupiah Tersungkur ke Rp17.677 Dibayangi Konflik Iran-AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Mei 2026, 10:04
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat pagi, 22 Mei 2026 dibuka melemah tipis.

Rupiah turun 10 poin atau 0,06 persen ke level Rp17.677 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen risk off yang masih membayangi pasar keuangan domestik, khususnya pasar ekuitas.

Menurutnya, investor juga masih bersikap wait and see terhadap rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia kuartal I-2026 yang diperkirakan kembali mencatat defisit.

"Rupiah masih tertekan oleh sentimen risk off di pasar ekuitas domestik yang berkelanjutan. Investor juga wait and see rilis data neraca transaksi berjalan kuartal I Indonesia yang berpotensi kembali defisit." ucap Lukman, Jumat 22 Mei 2026.

Baca juga: Perkuat Stabilitas Rupiah, Eksportir Sumber Daya Alam Wajib Simpan DHE di Bank Himbara

Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.655 per Dolar AS Tertekan Lonjakan Harga Minyak Dunia

Selain faktor domestik, pelaku pasar juga mencermati perkembangan geopolitik global, terutama terkait respons Iran terhadap proposal terbaru dari Amerika Serikat.

"Investor juga masih mengantisipasi respon Iran terhadap proposal AS yang terbaru," lanjutnya.

Ia memperkirakan pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini berada di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS.

x|close