Tujuh dari 10 Perusahaan Terbaik dalam Daftar "Fortune 100 Best Companies to Work For Southeast Asia 2026" Bersertifikasi Great Place To Work

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Nov 2026, 19:30
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Memasuki tahun kedua, pemeringkatan perusahaan terbaik di Asia Tenggara ini mengadopsi metodologi Memasuki tahun kedua, pemeringkatan perusahaan terbaik di Asia Tenggara ini mengadopsi metodologi (Fortune 100 Best Companies to Work For™ Southeast Asia recognises 100 companies for creating outstanding workplaces across the region.)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 28 perusahaan yang memiliki sertifikasi Great Place To Work di Indonesia berhasil masuk dalam daftar Fortune 100 Best Companies to Work For Southeast Asia 2026. Pemeringkatan ini mengakui 100 perusahaan dengan lingkungan kerja terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Daftar yang dirilis Fortune bersama Great Place To Work tersebut disusun berdasarkan survei rahasia terhadap 1.322.537 karyawan di 10 negara Asia Tenggara.

Salah satu perusahaan asal Indonesia yang mencatatkan pencapaian adalah Indosat Ooredoo Hutchison. Perusahaan telekomunikasi ini naik sembilan peringkat ke posisi ke-50, dari sebelumnya berada di urutan ke-59.

Indosat menjadi satu-satunya perusahaan yang berkantor pusat di Indonesia dalam daftar tersebut. Saat ini, perusahaan melayani sekitar 94 juta pelanggan dan terus mengembangkan bisnis telekomunikasi berbasis kecerdasan buatan atau AI-native telco, termasuk melalui pembangunan infrastruktur komputasi awan dan AI.

Menariknya, tujuh dari 10 perusahaan dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut juga telah memiliki sertifikasi Great Place To Work di Indonesia.

Perusahaan tersebut meliputi DHL di posisi pertama, Hilton di posisi kedua, Marriott International di posisi ketiga, Cisco di posisi keempat, Capella Hotels and Resorts di posisi kelima, Schneider Electric di posisi keenam, serta Allianz di posisi ke-10.

Baca Juga: Indonesia Management Summit 2026: Memperkuat Daya Saing Nasional melalui Transformasi Perusahaan, Kepemimpinan, dan Inovasi

Sementara itu, sektor manufaktur menjadi salah satu sektor yang cukup banyak terwakili. Beberapa perusahaan di antaranya Syngenta di posisi ke-13, SC Johnson di posisi ke-52, Alcon di posisi ke-58, dan Universal Robina Corporation di posisi ke-82.

Perusahaan dari sektor kesehatan dan farmasi juga turut masuk daftar, seperti Servier (25), MSD (49), Medtronic (54), Becton Dickinson (93), dan Galderma (98).

Managing Director Great Place To Work Southeast Asia and ANZ, Evelyn Kwek, menilai budaya kerja yang kuat menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan potensi tenaga kerja Indonesia.

Menurutnya, investasi teknologi perlu diimbangi dengan pengembangan sumber daya manusia. Perusahaan tidak hanya dituntut membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Evelyn Kwek, Managing Director, Great Place To Work® Southeast Asia and ANZ, mengatakan:

"Tenaga kerja Indonesia memiliki potensi besar. Namun, perusahaan perlu membangun budaya kerja yang kuat agar potensi tersebut dapat dioptimalkan. Di tengah investasi perusahaan dalam berbagai teknologi baru, budaya kerja berperan penting meningkatkan produktivitas dan memperkuat daya saing. Kenaikan peringkat Indosat ke posisi ke-50 dalam daftar Fortune tahun ini menegaskan bahwa budaya kerja yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ambisi perusahaan di bidang teknologi."

"Transformasi yang berhasil tidak cukup hanya ditopang oleh investasi infrastruktur, namun juga harus diimbangi dengan pengembangan kualitas sumber daya manusia. Investasi di kedua bidang ini akan membantu Indonesia memperkuat sektor industri sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi karyawan untuk berkontribusi dan merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi nasional."

Kenaikan peringkat Indosat, lanjutnya, menunjukkan bahwa budaya kerja turut berperan dalam mendukung transformasi perusahaan, termasuk dalam pengembangan teknologi.

Pemeringkatan tahun 2026 ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua. Metodologinya mengacu pada riset Great Place To Work mengenai lingkungan kerja di Amerika Serikat yang telah dilakukan sejak 1998.

Masuknya 28 perusahaan bersertifikasi Great Place To Work dari Indonesia menunjukkan besarnya perhatian perusahaan terhadap kualitas lingkungan kerja dan pengembangan karyawan di tengah persaingan industri kawasan Asia Tenggara.

Sumber: ANTARA

Baca Juga: Indonesia Management Summit 2026: Memperkuat Daya Saing Nasional melalui Transformasi Perusahaan, Kepemimpinan, dan Inovasi