A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: preg_match(): Unknown modifier 'B'

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 265

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 265
Function: preg_match

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 164
Function: tag_link

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 60
Function: content

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pemerintah Percepat Pembangunan PLTS Nasional dengan Target 100 Gigawatt - Ntvnews.id

Pemerintah Percepat Pembangunan PLTS Nasional dengan Target 100 Gigawatt

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mar 2026, 23:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai CEO Dananta Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai CEO Dananta (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di berbagai wilayah di Tanah Air sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada energi nasional. Percepatan pembangunan tersebut turut menjadi pembahasan dalam rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026.

“Sebenarnya di semua desa, tetapi tadi diprioritaskan mungkin di daerah-daerah yang memang sudah punya distribusinya. Jadi kurang lebih dari usulan tadi awal 100 gigawatt mungkin ada 13, dari 100 gigawatt jadi 13 gigawatt terlebih dahulu yang rencananya akan diprioritaskan,” ucap Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurut Rosan, pemerintah mencatat adanya investasi yang telah masuk untuk mendukung ekosistem industri tenaga surya di dalam negeri. Salah satunya yakni investasi untuk pembangunan pabrik dengan nilai investasi sebesar 1,4 miliar dolar.

“Jadi itu sudah 50 gigawatt. Jadi itu juga sudah investasi sudah masuk, akhir tahun ini akan selesai. Jadi itu juga akan membantu kita bisa pakai produksi dalam negeri kita untuk proyek PLTS ini,” katanya.

Baca Juga: BABYMONSTER Siapkan Dua Album dan Tur Dunia pada 2026

Lebih lanjut, Rosan menyampaikan telah ada satu prototipe pembangunan PLTS dari Danantara yang telah dikembangkan di Kabupaten Sumenep dengan kapasitas 1 megawatt.

“Nah itu juga prototipe itu akan ditinjau, akan dilihat langsung oleh tim, baik oleh ESDM dan juga Mendikti untuk kemudian itu bisa di roll out,” lanjutnya.

Sementara itu, menurut Rosan, Presiden Prabowo mendorong agar pembangunan PLTS dapat dipercepat dengan memanfaatkan berbagai skema pendanaan. Danantara pun, menurut Rosan, diminta untuk segera melihat dan mempelajari strukturnya.

“Baik dengan dalam negeri maupun dengan pihak swasta yang punya teknologi dan mempunyai kemampuan dari segi solar dan baterainya,” katanya.

x|close