Ntvnews.id, Jakarta - Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings merevisi prospek peringkat utang jangka panjang tiga bank nasional milik investor asing di Indonesia dari stabil menjadi negatif.
Adapun ketiga bank tersebut diantaranya PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP), dan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP).
Kendati demikian, Fitch tetap mempertahankan peringkat utang jangka panjang mata uang asing (long-term foreign-currency IDR) ketiga bank tersebut pada level 'BBB'.
Dalam laporannya, Fitch menjelaskan revisi tersebut bukan disebabkan memburuknya kinerja internal bank, melainkan karena peringkat mereka terbentur oleh plafon peringkat negara (country ceiling).
Baca juga: Himpunan Kawasan Industri: Penurunan Outlook Utang Indonesia oleh Fitch Sinyal Serius
"Penurunan country ceiling Indonesia akan menyebabkan penurunan peringkat IDR jangka panjang mata uang asing karena kemampuan bank untuk menggunakan dukungan induk tunduk pada risiko transfer dan konvertibilitas yang tercermin dalam Country Ceilin," tulis analis Fitch Ratings dalam laporan resminya, Kamis 12 Maret 2026.
Fitch juga merevisi prospek peringkat IDR jangka panjang mata uang lokal untuk KB Bank dan OCBC NISP menjadi negatif.
Peringkat KB Bank dipertahankan pada level BBB+, sedangkan OCBC NISP tetap berada di level A.
Sementara itu, peringkat dukungan pemegang saham (shareholder support ratings) untuk ketiganya tetap di level 'bbb'.
Fitch menilai meski kondisi makro sedang menantang, komitmen para pemegang saham pengendali terhadap anak usahanya di Indonesia tetap tidak tergoyahkan.
Hal ini didorong peran strategis ketiga bank tersebut dalam jaringan global induknya serta risiko reputasi yang besar jika terjadi gagal bayar.
Baca juga: Tanggapi Fitch Ratings, Purbaya: Mereka Pikir Mungkin Menkeu Gak Bisa Ngitung
"Kami menilai kecenderungan induk bank-bank tersebut untuk memberikan dukungan kepada anak usahanya tetap kuat karena peran penting ketiga bank dalam strategi grup, tingginya risiko reputasi yang terkait dengan gagal bayar, serta integrasi operasional yang erat dengan induk masing-masing," lanjutnya.
Adapun Bank Danamon merupakan bagian dari grup keuangan Jepang, MUFG. KB Bank dikendalikan oleh Kookmin Bank dari Korea Selatan, sementara OCBC NISP merupakan anak usaha dari OCBC Bank Singapura.
Fitch Rating.