Ntvnews.id
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa rapat itu digelar setelah Presiden menerima laporan berturut-turut dari sejumlah pejabat negara, serta memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka sejak Kamis siang hingga sore hari.
Di Istana Merdeka, Presiden menerima laporan dari Sufmi Dasco Ahmad selaku Wakil Ketua DPR, kemudian Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Maruli Simanjuntak bersama jajaran TNI AD.
Teddy menjelaskan bahwa rapat di Wisma Danantara turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Rosan Perkasa Roeslani selaku Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara.
Baca Juga: Satu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
Selain itu, hadir pula Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Chief Technology Officer Danantara sekaligus Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa.
Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya percepatan implementasi berbagai program prioritas nasional yang tengah dijalankan pemerintah.
"Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi," kata Teddy.
Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut juga menjadi wadah strategis untuk mengintegrasikan hasil diplomasi luar negeri Presiden ke dalam kebijakan dalam negeri yang konkret.
"Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan," ujarnya.
Baca Juga: Bank Dunia Soroti Peran Kunci Danantara di Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2027
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan luar negeri ke Rusia dan Prancis. Ia bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada 13 April 2026, lalu melanjutkan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris pada 14 April 2026.
Dalam pertemuan dengan Presiden Putin, kedua pemimpin menyepakati kerja sama jangka panjang di sektor energi, termasuk investasi Rusia dalam pembangunan kilang, fasilitas penyimpanan minyak, serta pembelian minyak mentah dan LPG dari Rusia.
(Sumber: Antara)
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (16/4/2026), membahas program-program strategis nasional di antaranya seperti hilirisasi dan pemanfaatan sampah menjadi energi. ANTARA/HO- Badan Komunikasi Pemerintah RI. (Antara)