WHO Konfirmasi Kasus Kedua Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mei 2026, 18:15
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (21/1/2025) menyatakan penyesalannya atas keputusan Presiden AS yang baru, Donald Trump, yang berencana menarik Amerika Serikat dari organisasi tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (21/1/2025) menyatakan penyesalannya atas keputusan Presiden AS yang baru, Donald Trump, yang berencana menarik Amerika Serikat dari organisasi tersebut. (ANTARA/Anadolu)

Ntvnews.id, Den Haag - World Health Organization (WHO) mengonfirmasi adanya kasus kedua infeksi hantavirus yang ditemukan di sebuah kapal pesiar yang berlayar di Samudra Atlantik.

Temuan ini menambah jumlah kasus terkonfirmasi di kapal tersebut.

Operator kapal pesiar asal Belanda, Oceanwide Expeditions, dalam pernyataan resminya menyebut bahwa jumlah kasus terkonfirmasi kini menjadi dua.

Informasi tersebut disampaikan pada Senin, 4 Mei 2026 waktu setempat.

Kasus terbaru yang terkonfirmasi merupakan seorang penumpang perempuan berkebangsaan Belanda yang dilaporkan meninggal dunia pada 27 April 2026.

Baca Juga: WHO Ungkap 6 Dugaan Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar yang Tewaskan 3 Orang

Saat ini, sekitar 150 orang masih berada di atas kapal, menyusul sebelumnya adanya laporan kematian pasangan warga negara Belanda dan seorang warga Jerman, serta dua anggota kru yang mengalami sakit.

Sementara itu, satu penumpang lain yang terkonfirmasi terinfeksi hantavirus, berkewarganegaraan Inggris, telah meninggalkan kapal dan kini menjalani perawatan intensif di Johannesburg, Afrika Selatan.

Dalam pernyataannya, pihak operator juga mengungkapkan kondisi kru kapal yang masih dipantau.

"Dua anggota kru di kapal terus menunjukkan gejala pernapasan akut, satu ringan dan satu parah. Keduanya membutuhkan perawatan medis segera.

Baca Juga: WHO Tegaskan Hantavirus Tidak Berisiko Menyebar Luas dan Tak Perlu Pembatasan Perjalanan

Anggota kru ini berkebangsaan Inggris dan Belanda. Saat ini, belum ada orang lain dengan gejala yang teridentifikasi," kata operator itu.

Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang dibawa oleh hewan pengerat dan berpotensi menyebabkan penyakit serius pada manusia.

Penularan biasanya terjadi melalui kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi atau melalui urine, kotoran, serta air liurnya.

Sementara itu, penularan dari manusia ke manusia tergolong jarang terjadi.

(Sumber: Antara)

x|close