Ntvnews.id, Tokyo - Kepanikan terjadi di dalam gerbong kereta jalur Tokaido bagian Ueno-Tokyo milik East Japan Railway Company setelah muncul dugaan adanya zat yang disemprotkan di dalam kereta pada sekitar pukul 16.35 waktu setempat. Akibat insiden tersebut, sekitar 10 penumpang harus dibawa ke rumah sakit.
Dilansir dari The Straits Times, Senin, 11 Mei 2026, kereta itu berangkat dari Stasiun Odawara di Prefektur Kanagawa menuju Stasiun Takasaki di Prefektur Gunma.
Kereta kemudian dihentikan di Stasiun Kawasaki guna mengevakuasi penumpang yang terdampak semprotan misterius tersebut.
Hingga kini belum diketahui secara pasti dampak dari zat yang diduga disemprotkan di dalam gerbong. Pihak East Japan Railway Company menyebut layanan kereta tersebut dihentikan sementara di Stasiun Kawasaki, sementara perjalanan berikutnya dialihkan menggunakan jalur Yokosuka.
Laporan Kyodo News menyebut salah satu korban merupakan satu keluarga yang langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: BGN Adopsi Strategi Jepang untuk Tingkatkan Kualitas Gizi dan Tinggi Badan Generasi Muda
Seorang perempuan berusia 35 tahun bersama suami dan putrinya yang masih berusia satu tahun dilaporkan mengalami gangguan pada tenggorokan, meski tidak mengalami luka serius.
Selain itu, sejumlah penumpang lain yang berada di gerbong yang sama mengaku mencium aroma tidak biasa sebelum insiden terjadi.
Petugas pemadam kebakaran telah melakukan pemeriksaan terhadap kereta tersebut. Namun, hingga pemeriksaan selesai dilakukan, tidak ditemukan adanya kandungan gas berbahaya di dalam gerbong.
Bendera Jepang (Antara)