Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari Empat Negara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mei 2026, 12:28
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Sejumlah calon penumpang penerbangan beraktivitas di kawasan Terminal 3 Bandara Internasional Soelarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul M. Ilustrasi - Sejumlah calon penumpang penerbangan beraktivitas di kawasan Terminal 3 Bandara Internasional Soelarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul M. (Antara)

Ntvnews.id, Tangerang - Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan pengetatan pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara yang diantisipasi memiliki potensi penularan Hantavirus.

“Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi ada virus Hanta,” kata Kepala BBKK Bandara Internasional Soekarno-Hatta Naning Nugrahini di Tangerang, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia mengatakan pengawasan khusus dilakukan terhadap penumpang udara dari Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas temuan Organisasi Kesehatan Dunia terkait kasus penularan Hantavirus terhadap tiga penumpang kapal pesiar yang meninggal dunia akibat virus tersebut.

Baca Juga: Komisi Eropa Sebut Risiko Hantavirus bagi Masyarakat Eropa Masih Rendah

“Jadi itu ada empat negara yang kami melakukan pengetatan ekstra kalau ada flight yang direct ke Soekarno-Hatta. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti kalau ada yang baru, tentunya kami akan menambahkan ataupun mengoreksi gitu,” ujarnya.

Naning menjelaskan otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini kembali menerapkan standar kesehatan bagi pelaku perjalanan udara yang masuk ke Indonesia.

“Kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan. Yang pertama adalah melalui isian deklarasi kesehatan di aplikasi Satu Sehat. Dari situ kita nanti akan tahu risiko daripada pesawat itu, ada orang berisiko atau tidak. Yang kedua, begitu turun, itu ada pengamatan tanda dan gejala melalui thermal scanner dan observasi visual,” jelasnya.

Menurut Naning, Bandara Soetta juga memiliki jalur khusus evaluasi untuk penyakit menular.

Apabila ditemukan indikasi penyakit menular, maka pihaknya akan melakukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Spanyol Evakuasi Penumpang MV Hondius usai Wabah Hantavirus Tewaskan 3 Orang

“Kemudian kami juga punya namanya ambulans khusus penyakit menular. Karena orang yang kita bawa ini, yang mau kita rujuk ini adalah orang dengan penyakit menular,” ucapnya.

Pihaknya turut mengimbau para pelaku perjalanan udara untuk tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan.

Hal itu karena Hantavirus dapat menular melalui urin, air liur, maupun kontaminasi dari tikus.

“Yang jelas untuk mencegah penularan kasus ini adalah dengan menjaga protokol kesehatan dan penguatan imun tubuh,” kata dia.

(Sumber: Antara)

x|close