Kemenkes Bakal Renovasi 131 RS Tipe C

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mei 2026, 20:42
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus saat diwawancarai di Padang, Selasa 12 Mei 2026. ANTARA/Muhammad Zulfikar Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus saat diwawancarai di Padang, Selasa 12 Mei 2026. ANTARA/Muhammad Zulfikar (Antara)

Ntvnews.id, Padang - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berencana merenovasi sebanyak 131 rumah sakit (RS) Tipe C yang dinilai sudah kurang laik di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia pada tahun 2027 mendatang.

“Kami akan siapkan dan anggarkan pada 2027 untuk merenovasi 131 RS Tipe C yang sudah kurang laik,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus di Padang, Sumatera Barat, Selasa, 12 Mei 2026.

Benjamin menjelaskan, secara umum pemerintah telah membangun sekitar 130 rumah sakit baru dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Selain itu, terdapat 66 lokasi peningkatan status RSUD Tipe D atau D Pratama menjadi RSUD Tipe C di berbagai daerah.

Baca Juga: 21 RSUD 'Naik Kelas' Siap Diresmikan Prabowo, Akan Dilengkapi 7 Dokter Spesialis Dasar

Pada awal pelaksanaan program pembangunan rumah sakit lengkap dan berkualitas di Indonesia, tercatat masih ada 66 kabupaten dan kota yang belum memiliki RSUD Tipe C.

Dari total 66 daerah tersebut, sebanyak 14 kabupaten dan kota berada di wilayah Papua.

Rinciannya yakni tiga rumah sakit di Papua Barat Daya, satu unit di Papua Barat, masing-masing lima unit di Papua dan Papua Tengah, tiga unit di Papua Selatan, serta tujuh rumah sakit di Papua Pegunungan.

“Dengan kata lain, sebagian besar merupakan wilayah daerah tertinggal/terpencil, perbatasan, dan kepulauan,” ujar Wamenkes Benjamin.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan rumah sakit juga dilakukan di sejumlah wilayah lain seperti Sumatra, Kalimantan, Maluku, hingga Sulawesi.

Baca Juga: Kemenkes Pastikan Belum Ada Penularan Hantavirus ke Manusia di Indonesia

Berdasarkan hasil observasi pemerintah, puluhan lokasi tersebut masih membutuhkan penambahan sarana dan prasarana, alat kesehatan, hingga tenaga sumber daya manusia di bidang kesehatan.

“Terkini, sebagian besar, tepatnya 34 unit diantaranya sudah diresmikan,” kata Wamenkes.

Menurut Benjamin, pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Ia menegaskan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan target Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sektor kesehatan nasional.

(Sumber: Antara)

x|close