A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Bakom RI Sebut Pemulihan Ekonomi Pascabanjir di Sumatera Mulai Tunjukkan Hasil Positif - Ntvnews.id

Bakom RI Sebut Pemulihan Ekonomi Pascabanjir di Sumatera Mulai Tunjukkan Hasil Positif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 13:56
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (13/5/2026) ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (13/5/2026) ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Komunikasi Pemerintah RI menyatakan pemulihan ekonomi di tiga provinsi di Sumatera yang sebelumnya terdampak banjir mulai menunjukkan perkembangan positif, termasuk dari aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mengatakan salah satu indikator pemulihan terlihat dari kembali beroperasinya pasar rakyat di wilayah terdampak.

"Pemulihan ekonomi masyarakat terdampak menunjukkan tanda-tanda positif yang terukur," kata Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan hingga saat ini sebanyak 196 dari total 210 pasar rakyat telah kembali beroperasi. Jumlah tersebut terdiri atas 114 pasar di Aceh, 56 pasar di Sumatera Utara, dan 26 pasar di Sumatera Barat.

Baca Juga: Menko Muhaimin Tegaskan Komitmen Presiden Perkuat UMKM hingga Ekonomi Kreatif Nasional

Selain itu, aktivitas ekonomi digital UMKM di tiga provinsi tersebut juga mulai bergerak pulih. Berdasarkan data pemerintah, total transaksi e-commerce UMKM selama periode 22 Januari hingga 23 April 2026 mencapai Rp13,2 triliun.

"Mencerminkan mulai pulihnya aktivitas ekonomi digital," jelas Qodari.

Pemerintah juga telah mendata sebanyak 193.703 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terdampak banjir dengan total outstanding pinjaman mencapai Rp11,23 triliun per 10 Maret 2026. Para pelaku UMKM penerima KUR disebut mendapatkan perlakuan khusus dalam tiga tahap hingga kondisi usaha mereka kembali stabil.

Baca Juga: Lina Tampubolon Borong UMKM di Kartini Leader Fest Day 2

Di sektor sosial, Qodari menyebut pemulihan aktivitas masyarakat juga mulai terlihat dengan beroperasinya kembali 1.558 rumah ibadah dari total 1.593 fasilitas yang terdampak. Pemulihan tersebut turut dibantu program rehabilitasi dari Kementerian Agama RI.

Dalam kesempatan itu, Qodari menambahkan pemerintah terus menjaga ketahanan ekonomi keluarga di daerah terdampak melalui tiga instrumen bantuan keuangan dengan total nilai lebih dari Rp1,42 triliun.

Selain aspek ekonomi, pemulihan layanan dasar disebut hampir sepenuhnya selesai, terutama untuk fasilitas penting seperti rumah sakit, puskesmas, sekolah, jaringan listrik, dan layanan komunikasi.

(Sumber: Antara)

x|close