A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Anwar Ibrahim Kecam Penahanan Aktivis Flotilla Gaza oleh Israel - Ntvnews.id

Anwar Ibrahim Kecam Penahanan Aktivis Flotilla Gaza oleh Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 08:57
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip tangkapan layar - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan pernyataan melalui video di Malaysia, Rabu 1 April 2026. (ANTARA/HO-Facebook Anwar Ibrahim) Arsip tangkapan layar - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan pernyataan melalui video di Malaysia, Rabu 1 April 2026. (ANTARA/HO-Facebook Anwar Ibrahim) (Antara)

Ntvnews.id, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim kembali menyatakan kecamannya terhadap tindakan Israel yang menahan lebih dari 100 aktivis kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

"Tindakan yang dilakukan terhadap misi bantuan kemanusiaan tersebut bukan saja melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional, tetapi juga memperlihatkan kesewenang-wenangan rezim Zionis dalam menutup akses bantuan, membungkam suara kemanusiaan, serta menindas siapa pun yang bangkit mempertahankan dan membela rakyat Palestina," tegas Anwar Ibrahim dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Senin, 18 Mei 2026.

Anwar menyatakan dari lebih dari seratus aktivis yang ditahan tersebut, terdapat 16 aktivis asal Malaysia yang ikut ditawan.

Baca Juga: Kemlu RI Pastikan Koordinasi dengan Malaysia Terus Berjalan usai Seluruh Korban Kapal Tenggelam Ditemukan

Malaysia dengan tegas mengecam tindakan tersebut dan menuntut jaminan keselamatan serta pembebasan segera seluruh aktivis yang ditahan.

Anwar menekankan dunia internasional tidak boleh terus-menerus tunduk terhadap tindakan yang dianggap sebagai bentuk kezaliman terhadap rakyat Palestina maupun para aktivis kemanusiaan.

"Israel harus mempertanggungjawabkan tindakannya," tegas Anwar Ibrahim.

Ia mengatakan penindasan terhadap rakyat Palestina dan terhadap pihak-pihak yang berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan harus segera dihentikan.

Ini bukan kali pertama Anwar Ibrahim menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan Israel terhadap kapal bantuan kemanusiaan flotilla.

Dalam insiden sebelumnya, Anwar juga secara langsung mengecam tindakan militer Israel terhadap para aktivis kemanusiaan.

Baca Juga: Anwar Ibrahim Ungkap Diplomasi dengan Iran Berhasil Bebaskan Kapal Malaysia di Selat Hormuz

Selain itu, Anwar Ibrahim disebut aktif melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara sahabat guna mengupayakan pembebasan para aktivis yang ditahan.

Sebagai informasi, Israel kembali menahan para aktivis kapal flotilla bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza.

Dalam rombongan tersebut terdapat pula aktivis warga negara Indonesia (WNI), termasuk sedikitnya dua wartawan media nasional.

Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI terus berupaya memastikan keselamatan para WNI peserta Global Sumud Flotilla yang terdampak pencegatan oleh pasukan Zionis Israel.

(Sumber: Antara)

x|close