Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, melakukan aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam dengan menanam pohon di kawasan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Sukmajaya, Kota Depok. Aksi penghijauan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup didampingi langsung oleh Rektor UIII serta perwakilan dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), sebuah lembaga kerja sama internasional milik pemerintah Jerman.
Dengan dukungan penuh pemerintah Jerman melalui Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) secara resmi memaparkan lompatan kemajuan capaian konservasi nasional dalam kegiatan strategis yang digelar di Auditorium Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok.
Sinergi internasional yang kuat dalam Pekan Keanekaragaman Hayati 2026 ini menjadi bukti konkret komitmen transnasional untuk melindungi benteng ekologi planet bumi.
Langkah ini dinilai sangat penting dan strategis untuk menjaga serta merawat ekosistem keanekaragaman hayati (biodiversity) di tengah tantangan perubahan iklim global saat ini.
Secara bersama-sama, mereka melakukan prosesi penanaman pohon sebagai simbol kolaborasi yang kuat antar-lintas sektor dan negara.
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Menurutnya, aksi ini memiliki dampak global yang besar dalam menjaga keanekaragaman hayati di tanah air. Terlebih lagi, Indonesia statusnya sebagai salah satu negara mega-biodiversity yang punya tanggung jawab besar menjadi paru-paru dunia.
"Jadi memang kita sangat legitimate, sangat valid, sah kalau kita berteriak keras untuk mempreserve biodiversity di di dunia, dan tentunya dimulai juga dari Indonesia.Karena itu di sini temanya sekarang, Acting Local for Global Impact." ujarnya.
"Jadi saya rasa saya butuh dukungan dari teman-teman. Tentu ini bukan tugas pemerintah saja, tapi tugas semua orang, karena kita hidup di planet yang sama, di bumi yang sama, dan tugas anak muda, tugas pemerintah, tugas swasta, tugas media untuk terus memberikan warning kepada perusak-perusak biodiversity kadang-kadang, atau memberikan dukungan, endorsement kepada mereka yang berjuang terhadap pemuliaan biodiversity". tambahnya.
Melalui momentum Hari Keanekaragaman Hayati Internasional ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan bisa semakin meningkat. Pemerintah juga berharap aksi serupa dapat terus diterapkan di berbagai wilayah lain di Indonesia demi keberlanjutan alam.
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, melakukan aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam dengan menanam pohon di kawasan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Sukmajaya, Kota Depok. Aksi penghijauan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional. (DOK)