BGN Buka Akses Publik Dasbor “Reviu Menu MBG” Mulai Juni 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mei 2026, 16:31
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya (depan, empat dari kiri) dalam peluncuran aplikasi Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya (depan, empat dari kiri) dalam peluncuran aplikasi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya menyampaikan dasbor aplikasi “Reviu Menu MBG” ditargetkan mulai dapat diakses publik pada Juni 2026 atau maksimal dalam dua pekan ke depan.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan transparansi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk memudahkan masyarakat memantau kualitas layanan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Saat ini dashboard masih dicek oleh internal, Insyaallah dua minggu ke depan masyarakat bisa melihat persentase keterlambatan (pengantaran makanan), persentase aroma baik atau busuk yang dilaporkan di aplikasi," kata Sony dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Baca Juga: BGN Ubah Pola Distribusi MBG Jadi Lima Hari, Nilai Manfaat Tetap Utuh

Melalui aplikasi “Reviu MBG”, masyarakat nantinya dapat mengetahui hasil evaluasi terhadap kinerja SPPG, mulai dari ketepatan waktu distribusi makanan hingga kualitas menu yang diterima penerima manfaat.

Penilaian dalam aplikasi dilakukan oleh person in charge (PIC) di masing-masing sekolah, pondok pesantren, maupun posyandu. PIC tersebut terdiri atas guru, ustadz, hingga kepala posyandu yang bertugas memantau distribusi dan mutu makanan setiap hari.

Dalam sistem penilaian tersebut, terdapat empat parameter utama yang menjadi indikator evaluasi, yakni ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, serta variasi menu yang disajikan.

"Jadi, guru bisa melaporkan misalnya menu hari telur rebus bumbu balado, besok telur bumbu rendang, lalu telur bumbu apalagi, itu kan menandakan menu dari SPPG tidak variatif. Ini kemudian nanti jadi bahan evaluasi BGN," ujar dia.

Baca Juga: BGN Ungkap 5 Kasus Penipuan Jual-Beli Titik SPPG, Korban Rugi Ratusan Juta

Sony menjelaskan seluruh hasil penilaian akan menjadi indikator kinerja atau key performance indicator (KPI) masing-masing SPPG di berbagai daerah.

Selain itu, kepala SPPG juga diwajibkan memberikan arahan kepada guru maupun kepala posyandu mengenai tata cara penggunaan aplikasi agar sistem penilaian berjalan seragam dan objektif.

BGN berharap keterbukaan data penilaian kepada masyarakat dapat memperkuat pengawasan publik sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis secara nasional.

(Sumber: Antara)

x|close