Lahan Transmigrasi di Batam Bakal Jadi Pusat Galangan Kapal, Serap 20 Ribu Pekerja

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mei 2026, 09:01
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia tengah menyiapkan langkah besar untuk menyulap kawasan transmigrasi Galang, Kota Batam, menjadi pusat industri galangan kapal berskala besar. Proyek strategis ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 20.000 tenaga kerja dalam lima tahun ke depan.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanegara, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari optimalisasi lahan transmigrasi untuk menciptakan nilai ekonomi tinggi. Saat ini, rencana tersebut sedang dalam tahap penilaian dan penjajakan investasi.

"Di Galang, kami memiliki lahan sekitar 317 hektare. Kami sudah berkoordinasi dengan BP Batam, dan sekitar setengah dari lahan tersebut akan dialokasikan untuk industri pembangunan galangan kapal,"ucapnya di kawasan Jakarta Selatan, 28 Mei 2026.

Investasi untuk proyek raksasa ini diperkirakan mencapai angka triliunan rupiah. Menariknya, strategi ini menandai pergeseran paradigma kementerian. Jika dulu 150 hektare lahan transmigrasi hanya mampu menampung 75 kepala keluarga (asumsi 2 hektare per KK), kini dengan model industri, luas lahan yang sama bisa membuka lapangan kerja bagi puluhan ribu orang.

"Nilai investasinya terliunan, sedang dihitung berapa pastinya, tapi dalam lima tahun ke depan akan ada pembukaan lapangan kerja 20.000 tenaga kerja. Kalau dulu lahan transmigrasi 150 hektare itu hanya bisa untuk menyediakan lapangan kerja 75 kepala keluarga dengan asumsi 2 hektare, 1 kakak itu 2 hektare. Sekarang 150 hektare bisa menyediakan lapangan kerja sampai dengan 20.000 tenaga kerja," jelasnya.

Tahap awal pembangunan atau groundbreaking direncanakan dimulai pada tahun 2027. Pada fase awal konstruksi tersebut, diperkirakan 3.000 hingga 4.000 lapangan kerja sudah mulai terbentuk.

Langkah ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mengoptimalkan 500 ribu hektare lahan Hak Pengelolaan (HPL) transmigrasi yang saat ini belum termanfaatkan secara maksimal di seluruh Indonesia.

x|close