Melukat di Pantai Masceti Bali, Wanita Tewas Terseret Arus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jun 2026, 05:00
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Evakuasi perempuan yang tewas saat melukat. Evakuasi perempuan yang tewas saat melukat. (Instagram Nusa Bali)

Ntvnews.id, Jakarta - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan warga yang terseret arus serta tenggelam di Pantai Masceti, Kabupaten Gianyar, Rabu, 24 Juni 2026. Korban bernama Nyoman Murtiningsih (48), warga Banjar Palak, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.35 Wita. Korban awalnya bersama suaminya datang ke Pantai Masceti untuk melaksanakan kegiatan melukat. Ketika sang suami meninggalkan korban sejenak untuk membeli minuman di warung sekitar pantai, korban diduga terseret arus hingga tenggelam. Menyadari istrinya tak terlihat, suami korban kemudian meminta bantuan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian pada pukul 11.20 Wita dari pelapor bernama Ditya. Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 12.30 Wita Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan empat personel menggunakan satu unit RIB (Rigid Inflatable Boat) 02 Denpasar menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian melalui jalur laut.

Operasi pencarian lantas dilakukan secara terpadu dengan membagi area pencarian melalui jalur laut dan darat. Di samping SRU laut yang melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian, unsur SAR gabungan juga melaksanakan penyisiran sepanjang bibir Pantai Masceti.

Sekitar pukul 14.30 Wita, Rubber Boat Polri dengan lima personel onboard yakni 1 personel Polairud, 2 personel Brimob, dan 2 personel Balawista turut memperkuat upaya pencarian. Sekitar tiga puluh menit kemudian, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia. "Posisi sekitar 200 meter ke arah barat dari lokasi kejadian, tepatnya pada koordinat 8°35.684'S - 115°20.809'E.)

Kemudian korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut.

x|close