Ntvnews.id, Taheran - Surat kabar Iran, Hamshahri, mempublikasikan daftar tokoh dunia yang diklaim menjadi sasaran pembalasan atas kematian mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sejumlah nama yang tercantum di antaranya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hingga Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Sebagai informasi, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilakukan AS dan Israel pada 28 Februari lalu, yang disebut menjadi awal pecahnya perang di Timur Tengah. Putranya, Mojtaba Khamenei, yang kini menjadi penerusnya, telah menyatakan tekad untuk membalas kematian sang ayah.
"Pembalasan dendam adalah kehendak bangsa kita dan harus dilaksanakan," kata Mojtaba pada Sabtu, 11 Juli 2026 lalu, dalam pesan pertamanya sejak pemakaman sang ayah pekan ini.
"Para penjahat ini, yang namanya tercantum dalam daftar, akan membawa keinginan untuk mati dengan tenang di tempat tidur mereka ke liang kubur," imbuh Mojtaba, dilansir dari AFP, Selasa, 14 Juli 2026.
Media Hamshahri yang dikelola Pemerintah Kota Teheran mengunggah sebuah infografis secara daring pada Sabtu, 11 Juli 2026 malam. Infografis tersebut menampilkan foto 13 pemimpin dunia yang disandingkan dengan pernyataan keras dari Mojtaba.
Baca Juga: Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Melambat Usai Eskalasi AS-Iran
Dalam pesannya, Mojtaba menyebut Iran telah menyusun daftar individu yang menjadi target operasi balasan. Namun, ia tidak mengungkapkan identitas mereka secara langsung. Hingga kini juga belum ada keterangan yang menunjukkan daftar yang dipublikasikan surat kabar tersebut merupakan sikap resmi pemerintah Iran.
Infografis itu mencantumkan sejumlah nama, di antaranya Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Daftar tersebut tidak dimuat dalam edisi cetak Hamshahri yang terbit pada Minggu, 12 Juli 2026, Selain itu, nama Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, serta Kanselir Jerman Friedrich Merz juga tercantum dalam infografis tersebut.
Selama konflik berlangsung, Iran berulang kali menuduh sejumlah negara Eropa tidak mengecam serangan terhadap wilayahnya. Teheran juga menuding negara-negara Eropa ikut berperan dengan mengizinkan pesawat militer AS melintasi wilayah udara mereka untuk melancarkan serangan.
Arsip - Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden AS Donald Trump. (Antara)