Bantah Anggapan Bangsa Indonesia Santai, Prabowo: Rakyat Kerja Keras dari Hari ke Hari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jul 2026, 15:48
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Prabowo Subianto (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membantah anggapan yang menyebut Indonesia sebagai bangsa yang santai. Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada acara groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Kamis, 16 Juli 2026.

Prabowo mengatakan, masih ada pandangan yang keliru terhadap karakter masyarakat Indonesia.

"Kita dibilang bangsa yang santai, kita dibilang bangsa yang malas. Bahwa rakyat Indonesia para pribuminya hobinya tidur," kata Prabowo.

Prabowo berujar, anggapan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan karena masyarakat Indonesia bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup.

"Padahal rakyat kita berjuang keras dari hari ke hari untuk mencari kehidupan yang layak," ujar Prabowo.

Baca Juga: Groundbreaking Proyek Blok Masela, Prabowo: Pembangunan Tidak Boleh Terhambat dan Harus Segera Selesai

Presiden pun mencontohkan para nelayan yang mempertaruhkan nyawa saat melaut untuk mencari nafkah.

"Mereka yang berlayar di laut mencari makan, mencari ikan itu mempertaruhkan nyawa. Di mana-mana rakyat kita kerja keras," ucap Presiden.

Prabowo menjelaskan, kebiasaan masyarakat menghindari terik matahari merupakan bagian dari kearifan lokal yang diwariskan para leluhur, bukan cerminan sifat malas.

"Tapi kalau iklim itu begitu panas, ya kearifan nenek moyang mengajarkan kita hindari panas pada saat terik matahari," jelas Prabowo.

Kepala Negara menambahkan, banyak pihak tidak melihat bahwa masyarakat Indonesia memulai aktivitas sejak dini hari dan baru kembali saat malam.

"Ada bangsa-bangsa yang tidak lihat bahwa rakyat kita bangun sangat pagi, ada yang ke sawah, ada yang ke ladang, ada yang cari air, cari kayu, ada yang berburu, ada yang melaut di saat gelap, kembalinya pun di saat gelap," tandasnya.

x|close