Ntvnews.id, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menyediakan tiga jalur pengaduan melalui mekanisme PO box sebagai upaya meningkatkan transparansi dan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Sudaryono mengatakan kanal tersebut dibuat untuk menampung laporan dari berbagai pihak yang terlibat maupun masyarakat umum. Setiap laporan yang diterima akan diverifikasi dan ditindaklanjuti untuk memastikan persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program dapat segera ditangani.
"Kami ingin mendapatkan lebih banyak masukan dan pengaduan dari berbagai pihak. Mungkin ada yang ingin menyampaikan laporan tetapi tidak ingin identitasnya diketahui, oleh karena itu, kami membuka jalur pengaduan melalui PO box agar setiap informasi dapat kami terima, verifikasi, dan tindaklanjuti," ujar pria yang akrab dipanggil Mas Dar itu dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.
Sudaryono menjelaskan PO box 2045 disiapkan untuk menerima laporan dari lingkungan internal BGN. Kanal tersebut dapat digunakan oleh pegawai, kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengawas, akuntan, hingga personel yang bekerja di dapur MBG.
Sementara itu, PO box 1708 ditujukan bagi mitra dan yayasan yang terlibat dalam penyelenggaraan program. Aduan yang disampaikan dapat berkaitan dengan berbagai persoalan selama pelaksanaan MBG, termasuk perselisihan dengan kepala dapur maupun kendala operasional.
Baca Juga: BGN Bakal Beri Label Batas Waktu Konsumsi pada Ompreng MBG
Adapun PO box 45000 diperuntukkan bagi masyarakat umum yang ingin melaporkan temuan atau persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG di lapangan.
Menurut Sudaryono, seluruh pengaduan yang masuk akan dipantau secara langsung olehnya sebagai Kepala BGN. Laporan yang diterima akan melalui proses verifikasi dan investigasi sebelum BGN menentukan langkah penanganan.
Apabila laporan berkaitan dengan konflik antar-pihak, BGN juga dapat melakukan mediasi agar persoalan dapat diselesaikan tanpa mengganggu keberlangsungan program.
Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono: 950 Dapur MBG Dicurigai Tidak Layak
"PO box ini saya kelola langsung sebagai kepala BGN. Setiap laporan akan kami investigasi, jika ada pertentangan antara para pihak, kami akan memediasi agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik sehingga pelaksanaan program MBG tetap berjalan optimal," ucap Mas Dar.
Sudaryono menilai penyediaan tiga kanal pengaduan tersebut merupakan bagian dari upaya BGN membangun sistem pengawasan yang lebih terbuka dan akuntabel.
Berbagai laporan yang diterima melalui kanal pengaduan akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola program MBG. Dengan demikian, pelanggaran maupun kendala dalam pelaksanaan program diharapkan dapat diketahui dan ditangani secara cepat serta tepat.
(Sumber: Antara)
Kepala BGN Sudaryono dalam rapat koordinasi terbatas tentang refocusing penerima MBG di Kemenko Bidang Pangan, Jakarta (Antara)