Polri Libatkan Ahli Toksikologi untuk Periksa Jenazah Sutrimo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 12:35
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dan Ketua PDFMI Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti memberi keterangan pers terkait persiapan pelaksanaan ekshumasi makam Sutrimo di Pemahaman Bantaragung, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dan Ketua PDFMI Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti memberi keterangan pers terkait persiapan pelaksanaan ekshumasi makam Sutrimo di Pemahaman Bantaragung, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). (ANTARA/Sumarwoto)

Ntvnews.id, Jakarta - Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) mengerahkan tim lintas disiplin untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jenazah S alias Sutrimo yang menjalani proses ekshumasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, 12 Agustus 2026.

Ketua PDFMI Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti mengatakan pelibatan sejumlah ahli dan fasilitas laboratorium dilakukan agar proses ekshumasi memiliki landasan ilmiah yang kuat serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Selain dokter spesialis forensik dan medikolegal, kami melibatkan ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi. Kami bekerja secara menyeluruh dan komprehensif berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan laboratorium," kata Hastry dalam keterangannya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Pemeriksaan tidak hanya diarahkan pada kondisi tubuh jenazah. Tim forensik juga meneliti kondisi makam serta lingkungan di sekitarnya.

Baca JugaPolisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo di Banyumas

Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti (kanan) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di lokasi ekshumasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, 12 Ag <b>(Antara)</b> Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti (kanan) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di lokasi ekshumasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, 12 Ag (Antara)

"Petugas turut mengukur dimensi makam, mengamati jenis serta kontur tanah, hingga mengambil sampel tanah di area pemakaman untuk diuji secara medis," ujar Hastry.

Hastry mengatakan tim belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai hasil pemeriksaan karena sejumlah sampel yang diperoleh masih harus melalui analisis laboratorium.

"Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu menjelaskan apakah kematian tersebut bersifat alamiah atau tidak alamiah," tutur Hastry.

Ekshumasi dilakukan atas permintaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Proses tersebut melibatkan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas sebagai bagian dari pemenuhan bukti ilmiah atau scientific crime investigation dalam perkara yang sedang ditangani.

Baca JugaPolda Metro Jaya Pastikan Ekshumasi Jenazah Sutrimo Sesuai Jadwal

Polda Metro Jaya juga memastikan pembongkaran makam Sutrimo di Banyumas berlangsung sesuai jadwal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan proses ekshumasi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

"Kegiatan pemeriksaan forensik ini berjalan dengan dukungan penuh serta kerja sama teknis dari Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas," ungkap Budi.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close