Prabowo Bicara Demo Rusuh Prancis, Tak Mau Terjadi di Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Okt 2026, 16:35
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo Subianto. (YouTube)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bicara soal demo besar berujung kerusuhan di Prancis. Ia tak ingin peristiwa itu terjadi di Indonesia.

Ini dinyatakan Prabowo, saat memberikan arahan di Sidang Kabinet 2 tahun pemerintahan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurut Prabowo, Indonesia saat ini harus tetap memelihara persatuan nasional. Demokrasi Indonesia, kata dia harus tetap berpegang teguh dengan persatuan nasional.

"Demokrasi kita menurut keyakinan saya sekarang semakin urgent untuk kita memelihara national unity, persatuan nasional," ujar Prabowo.

Prabowo mengaku paham bahwa perbedaan itu bagus. Kritik dan koreksi itu perlu. Tapi, kata Prabowo, persatuan harus tetap menjadi ujung tujuannya.

"Perbedaan bagus. Kompetisi perlu. Saling kritik saling koreksi, perlu. Tapi di ujungnya, kita harus menjaga persatuan," tuturnya.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Perang Dagang hingga Bencana Alam Jadi Tantangan 2 Tahun Pemerintahan

Prabowo pun menyinggung perihal demokrasi negara Barat. Ia mengajak semua melihat kondisi di Prancis dan negara Eropa lainnya yang tengah dilanda demonstrasi besar.

"Kalau kita ikut demokrasi ala Barat sekarang, kita lihat televisi. Lihatlah berita tiap hari. Apa yang terjadi di Prancis, di Italia, di Eropa," tuturnya.

"Tempat lahirnya demokrasi, yang mengajarkan kita HAM. Kita lihat, ini perlu kita sadari," imbuh Prabowo.

Atas itulah, kata Prabowo, dirinya membuat koalisi besar. Prabowo yakin koalisi ini bisa menghimpun kekuatan untuk memperbaiki kehidupan rakyat.

"Karena itu inilah akibat politik yang kita jalankan. Koalisi kita besar, benar, karena saya ingin sebanyak mungkin kekuatan, bersatu untuk menjalankan perbaikan kehidupan rakyat kita," pungkasnya.

x|close