Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa setiap kebijakan publik dan pelayanan pemerintah harus mengutamakan kepentingan masyarakat. Menurutnya, kebijakan yang disusun perlu menghasilkan manfaat nyata sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif.
Hal tersebut disampaikan Yusril saat memberikan arahan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
“Setiap rumusan yang kita susun, setiap kebijakan yang kita koordinasikan, setiap layanan yang kita berikan harus berujung pada manfaat yang nyata yang dirasakan oleh masyarakat,” ujar Yusril kepada jajarannya, dikutip dari Antara, Minggu, 25 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Yusril turut menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas, profesionalisme, dan kebersamaan ASN dalam menjalankan tugas strategis Kemenko Kumham Imipas.
Ia menjelaskan, dua tahun perjalanan kementerian menjadi periode penting untuk membangun fondasi kelembagaan, memperkuat koordinasi, serta membentuk identitas organisasi. Keberhasilan pelaksanaan tugas, menurutnya, tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada kerja sama dan keselarasan seluruh jajaran.
Yusril menyampaikan tiga hal yang perlu menjadi perhatian ASN, yakni memperkuat sinergi antarunit kerja, meningkatkan kualitas pengabdian yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, serta menjaga kebersamaan dan sikap saling mendukung dalam menjalankan tugas.
Ia mengingatkan bahwa setiap unit di lingkungan kementerian memiliki keterkaitan satu sama lain. Karena itu, capaian di tingkat kedeputian maupun kesekretariatan harus dipandang sebagai keberhasilan organisasi secara keseluruhan.
"Mari hilangkan sekat-sekat komunikasi dan selesaikan setiap tantangan secara bersama-sama,” kata Yusril menegaskan.
Baca Juga: Yusril bakal Manfaatkan Pulau Kosong Jadi Tempat Rehabilitasi Narapidana Narkoba
Selain memperkuat koordinasi, Yusril menilai peningkatan kualitas ASN harus diwujudkan melalui pelaksanaan pekerjaan yang profesional, cermat, dan bertanggung jawab. Ia juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan saling mendukung.
Keberagaman latar belakang, pengalaman, serta keahlian para ASN diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan efektivitas koordinasi dalam urusan hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan.
“Dua tahun bukanlah waktu yang lama, namun cukup untuk membuktikan bahwa kekuatan terbesar Kemenko Kumham Imjpas bukan pada bangunan lembaga ini melainkan pada kebersamaan dan pengabdian,” ujar Yusril pula.
Kegiatan Penguatan Kapasitas ASN tersebut digelar Kemenko Kumham Imipas dengan tema Sinergi untuk Keadilan, Indonesia Bermartabat. Acara ini sekaligus menjadi bagian dari puncak peringatan Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas Tahun 2026.
Peringatan tersebut dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat profesionalisme, integritas, kebersamaan, dan komitmen pengabdian seluruh pegawai.
Sekretaris Kemenko Kumham Imipas Andika Dwi Prasetya, yang juga menjabat Ketua Panitia Hari Bakti ke-2, membuka rangkaian acara dengan menyampaikan laporan mengenai berbagai kegiatan yang telah berlangsung sejak 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat solidaritas internal sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sejumlah agenda yang telah dilaksanakan meliputi lomba desain logo, lomba karya literasi yang diikuti 490 peserta, serta kegiatan donor darah yang berhasil mengumpulkan 111 kantong darah.
Kemenko Kumham Imipas juga mengadakan penyuluhan hukum bertajuk Kenali Hukumnya, Jaga Dirimu di lima sekolah menengah atas di Jakarta serta Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan di Tangerang, Banten.
Selain itu, rangkaian kegiatan mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dan forum diskusi kerja sama lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan tugas satuan kerja keimigrasian dan pemasyarakatan.
“Rangkaian Hari Bakti ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi seluruh jajaran Kemenko Kumham Imipas dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” ujar Andika.
Acara tersebut turut diisi dengan peluncuran Mars Kemenko Kumham Imipas yang diharapkan menjadi identitas organisasi sekaligus menumbuhkan semangat integritas, loyalitas, profesionalisme, dan pengabdian di kalangan pegawai.
Dalam kesempatan yang sama, kementerian menyerahkan piagam Satya Lencana Karya Satya kepada perwakilan pegawai, cenderamata bagi pegawai yang memasuki masa purnatugas, serta penghargaan kepada instansi dan sekolah yang mendukung kegiatan Hari Bakti ke-2.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba desain logo dan karya literasi, serta bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan pegawai dan tenaga pendukung.
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Antara)