Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 26 Oktober 2026. Di antara pejabat yang hadir adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani.
Berdasarkan pantauan, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir lebih dahulu tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.45 WIB. Namun, ia tidak menyampaikan penjelasan mengenai agenda yang akan diikutinya.
Selanjutnya, Tito dan Faisal tiba di Istana untuk memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto.
Faisal menjelaskan bahwa kedatangannya bertujuan menyampaikan sejumlah informasi kepada Presiden. Ia telah mempersiapkan materi mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk langkah penanganannya, serta kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi.
Baca Juga: Bahlil Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Singapura soal Pemangkasan Ekspor Gas
"Saya kira nanti akan ada banyak hal yang dibahas. Kami juga sudah menyiapkan banyak bahan, mulai dari perkembangan karhutla dan bagaimana penanganannya ke depan, kemudian persiapan menghadapi bencana hidrometeorologi," kata Faisal setibanya di Istana Kepresidenan.
Dalam kaitannya dengan kesiapsiagaan bencana, Faisal menyampaikan bahwa BMKG memprakirakan awal musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia mengalami kemunduran sekitar dua hingga tiga dasarian atau 20–30 hari akibat pengaruh El Nino.
Ia juga memperkirakan curah hujan akan terkonsentrasi dalam periode yang lebih singkat, meskipun karakteristik hujan secara umum diprediksi berada dalam kategori normal.
Sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November hingga Desember. Sementara itu, periode puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Desember, Januari, dan Februari.
Faisal mengingatkan pentingnya langkah antisipasi sejak dini untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah yang dapat terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun mendatang.
"Jadi, kita harus bersiap mulai sekarang.Namun, banyak hal yang akan dibahas. Saya juga akan memastikan kembali nanti setelah rapat selesai," ucapnya.
Di sisi lain, Tito Karnavian mengaku belum mengetahui materi yang akan dibahas dalam pertemuan di Istana pada Senin sore tersebut.
"Saya belum tahu," ucapnya singkat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani. (Istimewa)