Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, mengatakan kepada BBC bahwa pasokan minyak dari Rusia adalah "pembayaran" atas dukungan militer Korut, termasuk pengiriman pasukan dan senjata ke Moskow.
Baca Juga: Korut Ubah Konstitusi untuk Jadikan Korsel Musuh, Ini Penjelasannya
Hingga kini, baik Rusia maupun Korut belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan ini.
Di sisi lain, Ukraina memperingatkan bahwa Rusia, bersama pasukan Korut, telah mengumpulkan total sekitar 50.000 personel untuk merebut kembali wilayah perbatasan yang dikuasai Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Agustus lalu, militer Ukraina mengklaim telah merebut beberapa wilayah di Kursk melalui serangan darat dengan menyeberangi perbatasan Rusia.