Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pria dianiaya pendemo di depan Gedung DPR RI. Pria tersebut dianiaya saat berlangsungnya unjuk rasa menolak Undang-Undang (UU) TNI yang baru, pada hari ini, Kamis, 27 Maret 2025.
Pria yang mengenakan pakaian serba hitam itu, diduga anggota Polri atau TNI yang tengah menyamar. Sebab, ia mencabut pistol saat dikeroyok pendemo. Video pengeroyokan itu beredar luas, salah satunya diunggah akun Instagram @seputar_jaksel.
"Aksi demonstrasi kembali turun ke jalan, para mahasiswa kembali menggugat UU TNI di depan gedung DPR-MPR Jakarta pada Kamis (27/03/2025)," tulis akun Instagram @seputar_jaksel, dalam unggahannya, Kamis, 27 Maret 2025.
Dalam video tersebut, pria yang diduga personel intelijen atau intel itu, sampai tersungkur ke jalanan akibat dianiaya. Kepalanya bahkan sampai diinjak salah seorang pendemo.
Tubuhnya juga ditendang dan diinjak. Kepala dan tubuh si pria juga dipukul menggunakan kayu yang jadi penyangga bendera yang dibawa pendemo.
Tampak seorang pria lainya mencoba menengahi. Namun pria bertubuh tambun itu justru ikut kena amukan pendemo. Ia juga terlihat terjatuh ke aspal.
Aksi pengeroyokan itu berakhir, setelah pria diduga intel mencabut pistol dan mengacungkannya.
Ia sempat mengokang pistol jenis FN tersebut. Nampak pendemo yang mengeroyok langsung mengambil jarak.
Momen itu lantas dimanfaatkan oleh pria diduga intel untuk bangkit, lalu berlari menjauh dari kerumunan pengeroyok.
Aksi pria bermasker hitam tersebut lantas diikuti pemuda bertubuh tambun yang mencoba melerai tadi.
Keduanya lalu berlari ke arah Brimob yang bersiaga membawa senjata pelontar gas air mata. Nampak pemuda bertubuh tambun yang juga mengenakan kaos hitam mencoba menjelaskan ke petugas perihal peristiwa yang keduanya alami tadi.