Polresta Sorong Kota Bentuk Tim untuk Memburu 7 Napi yang Kabur dari Lapas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2025, 20:15
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua Barat, Hensah (tengah) Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua Barat, Hensah (tengah) (ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)

Ntvnews.id, Sorong - Polresta Sorong Kota telah mengambil langkah cepat dengan membentuk tim khusus guna mengejar tujuh narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa, 1 April 2025.

Ketujuh narapidana yang berhasil kabur masing-masing berinisial AR, AO, AA, EL, YW, JJ, dan TW. Mereka melarikan diri dengan cara membobol tembok lapas menggunakan sendok pada pukul 04.54 WIT. Insiden ini langsung memicu koordinasi cepat antara pihak Lapas Kelas IIB Sorong dan Polresta Sorong Kota.

Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol. Happy Perdana Yudianto, dalam pernyataannya di Sorong pada Rabu, menegaskan bahwa tim khusus telah dibentuk untuk memburu para pelaku.

"Setelah kejadian Kalapas Kelas IIB Sorong sudah berkoordinasi dengan kami, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan tim pengejaran, dan saat ini tim sedang bekerja," katanya, dikutip dari Antara.

Ilustrasi - Tangan pelaku kriminal di borgol. <b>((Antara) )</b> Ilustrasi - Tangan pelaku kriminal di borgol. ((Antara) )

Untuk mempercepat proses pencarian, data lengkap para narapidana, termasuk nama, foto, dan alamat rumah, telah dikumpulkan dan disebarkan di berbagai titik strategis seperti pelabuhan, bandara, dan jalur lintas kabupaten. Langkah ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak mereka dan mencegah kemungkinan pelarian lebih jauh.

Kapolresta Sorong Kota mengimbau ketujuh narapidana agar menyerahkan diri secepatnya sebelum tertangkap secara paksa.

"Kita sudah bentuk tim, nama-nama sudah jelas, alamat rumah juga sudah ada, tolong yang bersangkutan segera menyerahkan diri," terangnya.

Selain itu, ia juga meminta pihak keluarga untuk bersikap kooperatif dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan para pelarian atau menyerahkan mereka langsung kepada pihak berwajib.

x|close