Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah petugas MRT Jakarta tampak melakukan pemeriksaan di area depan maupun dalam Halte MRT Istora Senayan, yang lokasinya berdekatan dengan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Dilansir dari Antara, Sabtu, 30 Agustus 2025, menyebutkan pada pukul 08.45 WIB, petugas berseragam dengan logo MRT maupun yang hanya mengenakan tanda pengenal bergantian masuk ke dalam halte.
Namun, petugas-petugas tersebut menolak memberi keterangan dengan alasan tidak memiliki kewenangan untuk berbicara kepada media.
Baca Juga: MRT Jakarta Hanya Beroperasi hingga Stasiun ASEAN, Layanan ke Bundaran HI Dihentikan
Tiga pintu masuk Stasiun MRT Istora Senayan yang berada di depan kawasan GBK serta kawasan SCBD terlihat penuh coretan cat semprot berwarna merah, hitam, dan biru.
Kondisi halte juga mengalami kerusakan, kaca-kacanya pecah dan pecahannya berserakan di tepi jalan. Di pintu masuk A, sebuah railing besi tampak bengkok dan tergeletak, sementara di pintu masuk B petugas menurunkan railing yang masih utuh untuk mencegah warga masuk ke area dalam halte.
Baca Juga: HUT ke-79 Bhayangkara: Naik TransJakarta, MRT, dan LRT Cuma Rp1
Adapun Halte TransJakarta di depan Polda Metro Jaya terlihat menghitam akibat dibakar oleh pihak tak dikenal pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam. Hanya jembatan penyeberangan menuju halte tersebut yang masih bisa digunakan masyarakat.
Akibat perusakan tersebut, MRT Jakarta hanya mengoperasikan layanan short loop atau rute terbatas dari Stasiun Lebak Bulus hingga Blok M BCA pada Sabtu.
Sementara itu, TransJakarta memutuskan menghentikan layanan demi menjaga keselamatan penumpang, mengingat sejumlah halte terbakar serta adanya potensi unjuk rasa susulan yang berisiko mengganggu perjalanan.